Prabowo Bangun 10 Kampus Baru, Satu Kampus Khusus Administrasi Pemerintahan untuk Regenerasi Pejabat Sekarang

Prabowo Bangun 10 Kampus Baru, Satu Kampus Khusus Administrasi Pemerintahan untuk Regenerasi Pejabat Sekarang
Prabowo Subianto berpidato dalam Indonesia Economic Outlook, Jumat (13/2/2026). Foto: Setpres
Ikhtisar
  • Prabowo Subianto mengumumkan pembangunan 10 universitas baru, termasuk satu kampus khusus administrasi pemerintahan.
  • Pemerintah menyiapkan beasiswa penuh bagi mahasiswa terpilih serta membuka peluang dosen dan profesor dari luar negeri.
  • Kampus baru ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada 2028 dan fokus pada administrasi negara, STEM, serta kedokteran.

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pembangunan 10 kampus baru oleh pemerintah, termasuk satu lembaga pendidikan tinggi yang difokuskan pada bidang administrasi pemerintahan. Kampus tersebut diproyeksikan menjadi tempat pembinaan calon birokrat masa depan.

Pernyataan itu disampaikan Presiden saat berbicara dalam forum Indonesia Economy Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (14/2/2026).

Birokrat-birokrat yang tidak mau menyesuaikan (diri dengan visi Presiden, red.), kita akan mengadakan regenerasi. Saya sudah siapkan institusi-institusi pendidikan. Tahun ini, kita mulai membangun 10 universitas baru, satu lembaga khusus untuk administrasi pemerintahan.

— Presiden Prabowo Subianto menyampaikan.

Presiden menjelaskan pembangunan kampus administrasi negara bertujuan menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu melanjutkan kepemimpinan pemerintahan di masa depan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan regenerasi aparatur jika diperlukan.

Putra-putri Indonesia yang terbaik akan kita pilih, akan kita godok. Kita siapkan untuk mengambil alih kepemimpinan semua lembaga yang baik. There is nobody that cannot be replaced (tidak ada seorang yang tak bisa digantikan).  

— Prabowo menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden memberikan kewenangan kepada sejumlah institusi pemerintah untuk melakukan evaluasi kinerja pejabat. Lembaga yang dimaksud meliputi Badan Pengelola Investasi Danantara, Badan Pengaturan BUMN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta kementerian dan lembaga lainnya.

Rencana pembangunan universitas baru juga pernah disampaikan Presiden setelah kunjungan kerja ke Inggris untuk menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi internasional.

Selain administrasi pemerintahan, kampus-kampus baru tersebut akan berfokus pada bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), serta pendidikan kedokteran. Presiden menilai Indonesia masih membutuhkan lebih banyak tenaga ahli STEM dan dokter, khususnya dokter spesialis dan subspesialis.

Pemerintah berencana memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa terpilih yang akan menempuh pendidikan di kampus-kampus tersebut. Institusi pendidikan baru itu juga direncanakan merekrut dosen dan profesor dari luar negeri untuk memperkuat kualitas akademik.

Presiden menargetkan seluruh kampus baru tersebut mulai menerima mahasiswa pada tahun 2028.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.