- • Salat gerhana bulan (salat khusuf) bisa dilaksanakan saat gerhana berlangsung, atau saat mulai dan sebelum berakhir.
- • Salat dilakukan dua rakaat dengan empat kali rukuk dan empat kali sujud.
- • Niat dibaca dalam hati saat takbiratul ihram, dan umat Islam dianjurkan memperbanyak doa serta istigfar setelah salat.
INFORMASI.COM, Jakarta - Gerhana bulan merupakan fenomena ketika Bulan memasuki bayangan Bumi. Kebetulan, pada hari ini atau 3 Maret 2026, gerhana bulan total akan terjadi dan terlihat di wilayah Indonesia.
BRIN memprakirakan fase gerhana Bulan total mulai pukul 18.04.26 sampai 19.02.45 WIB. Adapun keseluruhan proses gerhana terjadi mulai pukul 16.50.00 hingga 20.17.10 WIB.
Sementara menurut BMKG, fase puncak Gerhana Bulan Total berlangsung pada waktu berikut:
- •WIB: 18.33.39
- •WITA: 19.33.39
- •WIT: 20.33.39
Dalam syariat Islam, umat Muslim dianjurkan melaksanakan salat sunnah gerhana bulan atau salat khusuf ketika peristiwa tersebut terjadi.
Salat ini memiliki tata cara khusus yang berbeda dari salat sunnah lainnya. Umat Islam melaksanakan ibadah ini sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT dan sebagai pengingat atas kebesaran-Nya.
Waktu Salat Gerhana Bulan
Salat gerhana bulan dilaksanakan ketika gerhana mulai terlihat hingga gerhana berakhir. Jika gerhana telah selesai, maka waktu pelaksanaan salat juga berakhir.
Umat Islam dianjurkan menyegerakan salat saat fenomena masih berlangsung.
Niat Salat Gerhana Bulan (Bahasa Arab dan Artinya)
Niat dibaca dalam hati saat takbiratul ihram.
1. Niat Salat Gerhana Bulan Sendiri (Munfarid)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatal khusuufi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
Saya niat salat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta'ala.
2. Niat Salat Gerhana Bulan Berjamaah sebagai Makmum
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatal khusuufi rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
Saya niat salat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Salat Gerhana Bulan
Salat gerhana bulan dilakukan dua rakaat, dengan dua kali rukuk di setiap rakaat.
Rakaat Pertama:
- 1.Membaca niat dalam hati.
- 2.Takbiratul ihram.
- 3.Membaca doa iftitah, Al-Fatihah, dan surat panjang.
- 4.Rukuk pertama dengan durasi lebih lama.
- 5.I’tidal lalu membaca Al-Fatihah dan surat kembali.
- 6.Rukuk kedua.
- 7.I’tidal, lalu sujud dua kali seperti biasa.
Rakaat Kedua:
- 1.Berdiri dan membaca Al-Fatihah serta surat.
- 2.Rukuk pertama.
- 3.I’tidal lalu membaca Al-Fatihah dan surat kembali.
- 4.Rukuk kedua.
- 5.Sujud dua kali.
- 6.Tasyahud akhir dan salam.
Setelah salat, imam dianjurkan menyampaikan khutbah berisi nasihat dan ajakan memperbanyak zikir serta istigfar.
Doa yang Dianjurkan Saat atau Setelah Salat Gerhana
Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan. Namun, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan istigfar. Berikut beberapa doa yang biasa dibaca:
1. Memperbanyak Istigfar
Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيمَ
Artinya:
Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
2. Doa Memohon Perlindungan
Arab:
اللّٰهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari azab kubur dan azab neraka.
3. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat
Arab:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Artinya:
Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.
Pelaksanaan Berjamaah atau Sendiri
Salat gerhana bulan dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau sendiri di rumah. Pelaksanaan berjamaah lebih dianjurkan karena disertai khutbah.
Gerhana bulan menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Islam. Melalui salat khusuf, umat Muslim mengingat kebesaran Allah SWT dan memperbanyak doa ketika terjadi fenomena alam yang luar biasa di langit.