- • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta tidak ada pihak yang memaksa pengusaha memberikan THR menjelang Idul Fitri.
- • Ia menilai hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat harus tetap kondusif agar aktivitas ekonomi di Jakarta berjalan baik.
- • Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah kegiatan dan promo untuk menyambut Lebaran 2026.
INFORMASI.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengingatkan agar tidak ada pihak yang memaksa pengusaha memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri.
Pramono menyampaikan pesan tersebut saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Selasa (10/3). Ia berharap tidak ada tekanan dari pihak mana pun, termasuk organisasi masyarakat, terhadap pelaku usaha.
“Mudah-mudahan, tidak ada pemaksaan dari ormas (organisasi masyarakat) atau siapa pun untuk minta THR,” kata Pramono.
Pramono menilai Jakarta selama ini dikenal memiliki iklim usaha yang relatif kondusif. Karena itu, ia berharap hubungan antara masyarakat dan pelaku usaha tetap terjaga tanpa adanya tekanan yang berpotensi mengganggu kegiatan ekonomi.
Ia juga menyarankan agar para pengusaha menyikapi berbagai permintaan THR dari pihak luar dengan bijak.
“Bagi pengusaha, kalau boleh saya sarankan, karena Jakarta ini, terutama kita, menjaga kehidupan yang sudah berjalan dengan baik,” ujar Pramono.
Menurut dia, menjaga situasi yang stabil menjadi hal penting agar aktivitas ekonomi di ibu kota tetap berjalan lancar menjelang Lebaran.
Pemprov Siapkan Agenda Sambut Lebaran
Selain mengingatkan soal THR, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah kegiatan untuk menyambut Lebaran tahun ini.
Salah satunya adalah program Mudik ke Jakarta yang disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur hari raya.
Pemprov DKI juga akan menggelar beberapa acara publik, termasuk kegiatan yang melibatkan komunitas dan pelaku industri kreatif.
“Pada tanggal 12 Maret nanti, ada Hijab Fashion Show di Tanah Abang. Kemudian, pada tanggal 19, akan ada bedug festival malam hari dan juga pawai obor,” ungkap Pramono.
Untuk menambah kemeriahan suasana Lebaran, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah promo bagi masyarakat.
Program tersebut antara lain transportasi umum gratis serta potongan harga di berbagai pusat perbelanjaan.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menikmati suasana libur Lebaran di Jakarta dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga perputaran ekonomi di ibu kota tetap berjalan.