Gempa M5,3 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getaran Terasa hingga Jakarta

Gempa M5,3 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getaran Terasa hingga Jakarta
Ilustrasi gempa bumi
Ikhtisar
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat pada Jumat (13/3/2026) dini hari.
  • BMKG mencatat pusat gempa berada di laut sekitar 115 kilometer barat daya Sukabumi dan tidak berpotensi tsunami.
  • Getaran dirasakan di banyak wilayah Jawa Barat hingga sebagian Jakarta.

INFORMASI.COM, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Getaran tersebut dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi hingga sebagian Jakarta.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa terjadi pada pukul 02.18 WIB. Episenter berada di koordinat 7,96 Lintang Selatan dan 106,92 Bujur Timur atau sekitar 115 kilometer barat daya Kota Sukabumi dengan kedalaman 43 kilometer.

Dalam pembaruan analisis, BMKG menyebut parameter gempa berada pada magnitudo 5,3. Lokasi pusat gempa teridentifikasi berada di laut pada jarak sekitar 121 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 53 kilometer.

Pelaksana Tugas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan karakteristik gempa tersebut berdasarkan analisis sumbernya.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," kata Rahmat dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas tektonik di zona subduksi.

Getaran Terasa di Banyak Wilayah Jawa Barat

BMKG mencatat dampak getaran gempa dirasakan cukup luas di wilayah selatan Jawa Barat. Daerah Cidolog dan Ciracap merasakan guncangan dengan intensitas IV MMI.

Rahmat menjelaskan tingkat getaran yang tercatat di sejumlah daerah lain.

"Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, daerah Tasikmalaya, Cijati, Pagelaran, Sukanegara, Agrabinta, Sindangbarang, Garut, Cidahu, Cimanggu, Campaka, Jampang Tengah, Kadupandak, dan Tegal Buleud dengan skala intensitas III-IV MMI," ungkapnya.

Selain itu, getaran juga dirasakan oleh warga di wilayah Bayah, Klapanunggal, dan Kabupaten Bandung dengan intensitas III MMI. Pada tingkat tersebut, guncangan terasa jelas di dalam rumah dan kerap digambarkan seperti kendaraan berat melintas.

Sementara itu, wilayah Pangandaran dan Ciamis mencatat getaran pada kisaran II hingga III MMI.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Sebelumnya Gempa Terjadi di Trenggalek

Sebelum gempa di Sukabumi, BMKG juga mencatat gempa lain berkekuatan magnitudo 2,6 yang terjadi di wilayah Trenggalek, Jawa Timur.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 02.12 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 59 kilometer barat daya Trenggalek pada kedalaman 7 kilometer, dengan koordinat 8,59 Lintang Selatan dan 111,54 Bujur Timur.

Hingga pukul 02.50 WIB, pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan setelah gempa utama yang mengguncang wilayah selatan Jawa Barat tersebut.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.