- • Gempa bumi magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis dini hari.
- • BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, 58 kilometer barat daya Pangandaran dengan kedalaman 13 kilometer.
- • Getaran dirasakan di Tasikmalaya, Garut, dan Ciamis dengan intensitas hingga skala III MMI.
INFORMASI.COM, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Kamis (21/5/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 04.04 WIB.
Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun resmi media sosial X. Dalam laporan awalnya, BMKG menyebut gempa terjadi pada kedalaman 13 kilometer.
“Gempa Mag:4.6, 21-May-2026 04:04:57WIB,” demikian informasi BMKG.
BMKG melaporkan pusat gempa berada di koordinat 8,16 lintang selatan dan 108,24 bujur timur. Lokasi gempa terdeteksi sekitar 58 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat. BMKG mencatat intensitas gempa di Tasikmalaya dan Garut mencapai skala III Modified Mercalli Intensity (MMI), sedangkan di Ciamis berada pada skala II-III MMI.
Skala III MMI menunjukkan getaran dirasakan nyata di dalam rumah oleh beberapa orang. Pada kondisi tersebut, benda-benda ringan yang digantung biasanya bergoyang dan kaca jendela dapat bergetar, tetapi belum menimbulkan kerusakan bangunan maupun korban.
Hingga Kamis pagi, BMKG belum menyampaikan laporan terkait dampak kerusakan ataupun korban akibat gempa tersebut. Lembaga itu juga menegaskan data yang dirilis masih bersifat sementara karena mengutamakan kecepatan penyampaian informasi.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.