Viral Video Budi Arie soal Percepatan Politik Depan Jokowi, Projo: Hubungan Jokowi dan Prabowo Erat

Viral Video Budi Arie soal Percepatan Politik Depan Jokowi, Projo: Hubungan Jokowi dan Prabowo Erat
Budi Arie Setiadi, Ketua PROJO, bersama Presiden Ketujuh RI Joko Widodo. Foto: Istimewa
Ikhtisar
  • Sekjen DPP Projo Fredy Alex Damanik menjelaskan video Budi Arie Setiadi yang membahas kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 merupakan potongan, bukan rekaman utuh.
  • Projo menyebut pernyataan Budi Arie disampaikan dalam forum silaturahmi relawan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang juga diisi diskusi mengenai kondisi kebangsaan.
  • Fredy mengatakan Jokowi meminta seluruh pihak tetap tenang dan menilai situasi ekonomi nasional masih berjalan baik.

INFORMASI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Projo Fredy Alex Damanik memberikan klarifikasi mengenai video Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang membahas kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029. Video yang juga memperlihatkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial.

Fredy menyebut video yang beredar tidak menampilkan keseluruhan pembicaraan. Menurut dia, rekaman tersebut merupakan potongan dari forum yang membahas berbagai kemungkinan terkait situasi nasional.

"Pertama, video tersebut bukan merupakan video utuh, tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan," kata Fredy dalam video yang disampaikan pada Selasa (25/8/2027).

Fredy menjelaskan forum tersebut merupakan kegiatan silaturahmi dalam rangka Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia antara Jokowi dan para relawan. Dalam pertemuan itu, para peserta juga melakukan diskusi internal mengenai kondisi bangsa.

Menurut Fredy, diskusi tersebut membahas berbagai pandangan mengenai perkembangan situasi sosial, politik, dan ekonomi. Masukan dari para relawan kemudian disampaikan kepada Jokowi dengan harapan dapat menjadi bahan komunikasi kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Hal ini disampaikan oleh para relawan kepada Pak Jokowi dengan harapan beliau berkenan menyampaikan kepada Presiden Prabowo untuk perbaikan bangsa ke depannya," ujar Fredy.

Ia mengatakan para relawan melihat hubungan antara Jokowi dan Prabowo tetap berjalan baik sehingga komunikasi keduanya dinilai dapat menjadi jalur penyampaian masukan terkait persoalan bangsa.

"Karena relawan meyakini bahwa hubungan dan komunikasi Pak Jokowi dengan Presiden Prabowo terjalin erat dan akrab," imbuhnya.

Fredy juga menjelaskan bahwa Jokowi mendengarkan berbagai pandangan yang disampaikan relawan mengenai kondisi terkini. Setelah mendengar masukan tersebut, Jokowi meminta semua pihak tetap tenang.

"Situasi baik-baik saja, ekonomi masih tumbuh baik, inflasi terkendali, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan," kata Fredy mengutip penyampaian Jokowi.

Sebelumnya, potongan video Budi Arie menjadi perhatian setelah memperlihatkan dirinya menyampaikan pandangan mengenai kemungkinan perubahan cepat dalam konstelasi politik nasional. Dalam video itu, Budi Arie menyebut dirinya memiliki insting bahwa dinamika politik dapat bergerak lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029.

"Tadi saya sudah bisikkan ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?' Apakah kita mau? Belum tentu kita mau," ujar Budi Arie.

Ia kemudian mengajak para relawan mempertimbangkan berbagai kemungkinan apabila terjadi perubahan situasi politik sebelum agenda pemilu lima tahunan berikutnya.

"Kita masih ngomong, 'Oh ini Pemilu 2029, Pemilu 2029'. Kalau terjadi percepatan bagaimana? Kita siap enggak?" kata Budi.

Dalam forum tersebut, Budi Arie juga menyampaikan pentingnya menyiapkan berbagai skenario alternatif apabila terjadi perubahan besar yang tidak diperkirakan sebelumnya. Ia mengaitkan pandangannya dengan dinamika sosial yang pernah terjadi pada periode 1997-1998.

Budi Arie menyebut adanya keresahan masyarakat dan sejumlah aksi demonstrasi belakangan ini sebagai bagian dari fenomena sosial yang menurutnya perlu diperhatikan.

Namun, Projo menegaskan pernyataan tersebut merupakan bagian dari diskusi mengenai kemungkinan dan pemetaan situasi, bukan sebuah keputusan atau sikap politik mengenai percepatan pemilu.

Fredy meminta masyarakat melihat konteks lengkap forum tersebut agar tidak menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.