- • Sebanyak 12 ribu peserta mengikuti Merdeka Run 2026 dengan kategori lomba 8K dari depan Istana Merdeka hingga kawasan Monas.
- • Flag off dilakukan pukul 06.00 WIB oleh Menpora Erick Thohir, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
- • Kawasan Monas berubah menjadi Race Village atau Kampung Merdeka dengan melibatkan 81 pelaku UMKM dan berbagai kegiatan hiburan.
INFORMASI.COM, Jakarta - Ribuan pelari memadati kawasan Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, sejak Sabtu (29/8/2026) sebelum matahari terbit. Mereka berkumpul di depan Istana Merdeka untuk mengikuti Merdeka Run 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ajang lari tersebut mengusung semangat “Bangun, Bergerak, Merdeka” dan diikuti 12 ribu peserta. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai atlet profesional, komunitas lari, hingga masyarakat umum.
Mereka mengikuti satu kategori lomba, yakni lari 8 kilometer (8K). Lintasan dimulai dari depan Istana Merdeka dan berakhir di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Suasana di sekitar lokasi mulai ramai ketika para peserta berdatangan sejak dini hari. Dominasi warna merah terlihat dari pakaian yang dikenakan para pelari. Persiapan peserta juga diiringi pertunjukan drone yang menghiasi langit di depan Istana Merdeka.
Setelah persiapan selesai, fly pass pesawat tempur TNI Angkatan Udara menandai dimulainya rangkaian Merdeka Run 2026.
Flag off kemudian berlangsung tepat pukul 06.00 WIB. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi pihak yang melakukan pelepasan peserta.
Dari garis start, para pelari menyusuri sejumlah jalan utama di pusat Jakarta. Mereka kemudian bergerak menuju kawasan Monas untuk menyelesaikan perlombaan.
Penyelenggara menetapkan batas waktu 120 menit untuk menyelesaikan kategori 8K. Ketentuan itu membuat lintasan tetap memberi tantangan bagi pelari yang mengejar catatan waktu, sekaligus memungkinkan masyarakat yang baru mulai mengikuti lomba lari untuk ambil bagian.
Merdeka Run 2026 juga tidak hanya menempatkan olahraga sebagai tujuan utama. Kehadiran atlet-atlet terbaik Indonesia membuat ajang tersebut memiliki unsur kompetisi, sementara keterlibatan komunitas dan masyarakat umum mempertahankan sisi partisipatifnya.
Setelah peserta menyelesaikan lomba, aktivitas berlanjut di kawasan Monas. Area tersebut disiapkan sebagai Race Village atau Kampung Merdeka yang dapat dikunjungi peserta maupun masyarakat.
Sebanyak 81 pelaku UMKM ikut membuka ruang usaha di kawasan tersebut. Selain stan UMKM, penyelenggara menghadirkan panggung hiburan dan sejumlah titik foto. Seluruh area tersebut disediakan secara gratis bagi masyarakat.
Kehadiran UMKM membuat rangkaian kegiatan tidak berhenti ketika pelari mencapai garis finis. Pergerakan ribuan peserta sekaligus menciptakan ruang pertemuan bagi komunitas, atlet, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu kawasan.
Merdeka Run 2026 meneruskan penyelenggaraan pada tahun sebelumnya yang juga mengajak masyarakat berlari di sejumlah jalan protokol Jakarta untuk memperingati kemerdekaan Indonesia.
Pada tahun ini, perayaan kemerdekaan kembali dikemas melalui aktivitas olahraga yang melibatkan masyarakat secara langsung. Ribuan peserta bergerak dalam lintasan yang sama, meski masing-masing memiliki kecepatan dan kemampuan yang berbeda.
Merdeka Run 2026 pada akhirnya mempertemukan unsur olahraga, komunitas, hiburan, dan aktivitas ekonomi dalam satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.