Dapur MBG Tambah Lagi usai 480 SPPG Dibuka Serentak di Wilayah 3T, Kini Ada 27.022 SPPG

Dapur MBG Tambah Lagi usai 480 SPPG Dibuka Serentak di Wilayah 3T, Kini Ada 27.022 SPPG
Sejumlah petugas SPPG menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Tunggala Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (29/9/2025). ANTARA FOTO/Andry Denisah/rwa.

Traktir Redaksi

Suka dengan artikel ini? Dukung jurnalisme Informasi.com dengan scan QRIS di bawah melalui m-banking atau e-wallet.

QRIS Media Informasi Dunia Simpan QRIS
Ikhtisar
  • • BGN mengaktivasi 480 SPPG secara serentak di 16 provinsi Indonesia bagian timur yang mencakup wilayah 3T.
  • • Aktivasi tersebut menandai berlanjutnya pembukaan dapur SPPG setelah sebelumnya sempat melalui masa moratorium.
  • • BGN menyebut pembukaan dapur akan terus diperluas ke Kalimantan, Bali, Sumatra, dan wilayah lain yang membutuhkan layanan pemenuhan gizi.

INFORMASI.COM, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengaktifkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah masa moratorium. Sebanyak 480 SPPG diaktifkan secara serentak di 16 provinsi Indonesia bagian timur, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Aktivasi tersebut menambah jumlah dapur SPPG yang beroperasi secara nasional menjadi 27.022 unit.

BGN mengumumkan aktivasi ratusan dapur itu melalui akun Instagram resminya, @badangizinasional.ri, pada Minggu (4/10/2026).

"Dengan diresmikan ratusan unit baru ini, total dapur SPPG yang kini telah beroperasi di seluruh Indonesia mencapai 27.022 unit," tulis BGN.

Pembukaan 480 SPPG menjadi penanda bahwa proses aktivasi dapur kembali berjalan setelah sebelumnya sempat dihentikan melalui masa moratorium. BGN kini melanjutkan perluasan layanan tersebut secara bertahap.

SPPG Akan Terus Ditambah

BGN menyatakan penambahan dapur tidak berhenti pada 480 unit yang diaktifkan kali ini. Lembaga tersebut menyiapkan pembukaan SPPG berikutnya di sejumlah wilayah Indonesia.

Kalimantan, Bali, dan Sumatra termasuk daerah yang disebut dalam rencana perluasan. BGN juga akan membuka dapur di wilayah lain yang membutuhkan layanan pemenuhan gizi bagi anak-anak.

Perluasan itu, menurut BGN, merupakan bagian dari respons terhadap permintaan yang datang dari berbagai pihak di lapangan.

"Seluruh langkah strategis ini dihadirkan sebagai respons nyata atas tingginya aspirasi dan masukan dari masyarakat, sekolah, mitra, hingga para kader di lapangan," tulis BGN.

Dengan tambahan 480 unit tersebut, jumlah SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 dapur di seluruh Indonesia. BGN menyatakan proses pembukaan berikutnya akan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah.

BAGIKAN
Add preferred source on Google
Anda harus login untuk memberikan komentar.