- • Foto Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat sarapan di hotel Marina Bay Sands, Singapura, viral di media sosial pada Senin (12/10/2026).
- • Pemprov Kaltim menjelaskan Rudy berada di Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di RS Mount Elizabeth.
- • Di tengah viralnya foto tersebut, Balikpapan masih menghadapi persoalan karhutla dengan 127 kejadian kebakaran lahan sepanjang 2026 dan luas area terbakar sekitar 81 hektare.
INFORMASI.COM, Jakarta — Foto Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud saat sarapan di sebuah hotel di Singapura viral di media sosial. Pemerintah Provinsi Kaltim kemudian menjelaskan bahwa Rudy berada di negara tersebut untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
Foto yang beredar memperlihatkan Rudy sedang duduk di meja makan, sementara di seberangnya terlihat seorang perempuan yang tengah menyantap makanan. Foto tersebut disebut diambil saat Rudy sarapan di hotel Marina Bay Sands, Singapura, pada Minggu (11/10/2026).
Momen itu bertepatan dengan hari terakhir penyelenggaraan Formula 1 Grand Prix Singapura. Namun, tidak ada informasi yang memastikan bahwa perjalanan Rudy berkaitan dengan ajang balap tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, membenarkan Rudy sempat berada di Singapura pada Sabtu (10/10/2026) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Mount Elizabeth.
Pemprov Kaltim Sebut Rudy Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Ririn menjelaskan, kunjungan Rudy ke Singapura dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan rutin. Ia tidak merinci kondisi kesehatan gubernur tersebut.
Menurut Ririn, perjalanan itu telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Permohonan tertulis juga diajukan secara paralel karena pemeriksaan berlangsung pada akhir pekan.
Ririn membenarkan foto yang beredar di media sosial diambil ketika Rudy sedang sarapan pada Minggu pagi.
Ia menyebut Rudy kemudian kembali ke Jakarta pada Senin (12/10/2026) siang sebelum melanjutkan perjalanan ke Balikpapan untuk menjalankan agenda pemerintahan.
"Bapak (sekarang) di Balikpapan," ujar Ririn.
Karhutla Balikpapan Capai 127 Kejadian
Di tengah perhatian publik terhadap foto Rudy Mas’ud di Singapura, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan di Kalimantan Timur, termasuk Kota Balikpapan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan mencatat 127 kejadian kebakaran lahan sepanjang 2026 hingga 12 Oktober pukul 09.00 Wita.
Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali mengatakan total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 81 hektare atau sekitar 810.156 meter persegi. Kebakaran terutama terjadi pada lahan yang ditumbuhi ilalang dan semak belukar.
Data tersebut menunjukkan karhutla masih menjadi tantangan penanganan bencana di wilayah Balikpapan dan sekitarnya.
Kabut Asap Selimuti Balikpapan
Selain kebakaran lahan, akumulasi asap karhutla juga memengaruhi kondisi udara di Balikpapan. Kabut asap dilaporkan kembali menyelimuti kota tersebut, terutama pada pagi hari.
Ketua Tim Kerja Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Huda Abshor Mukhsinin, menjelaskan kepekatan asap terlihat lebih jelas ketika suhu udara cenderung rendah.
Menurut Huda, asap yang mencapai Kalimantan Timur tidak hanya berasal dari kebakaran di wilayah setempat. Pergerakan angin turut membawa asap dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ke arah utara.
"Terpantau karhutla masih terjadi di sekitar Kalteng dan Kalsel yang membawa asap ke utara menuju Kaltim," kata Huda.
Kebakaran di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) juga dilaporkan semakin intens. Kondisi tersebut menambah sumber asap di wilayah selatan Kalimantan Timur.
"Wilayah PPU dan Paser juga mengalami karhutla yang semakin intens. Ini membuat potensi panas di wilayah selatan Kalimantan meningkat," ujarnya.
Hingga 12 Oktober 2026, penanganan karhutla dan dampak asap masih menjadi perhatian di Kalimantan Timur. Sementara itu, Pemprov Kaltim menyatakan Rudy Mas’ud telah kembali dari Singapura dan melanjutkan agenda pemerintahan di daerah.