- • Video yang memperlihatkan Gubernur Bali Wayan Koster mendapat protes keras dari seorang perempuan dan pegawai SPBU di tengah krisis BBM viral di media sosial.
- • Warga mengeluhkan antrean BBM yang berlangsung berjam-jam di bawah terik matahari tanpa kepastian, sementara pegawai SPBU disebut diminta bekerja hingga 24 jam.
- • Unggahan di media sosial turut menyoroti respons pemerintah daerah terhadap keluhan warga dan beban kerja petugas SPBU di tengah gangguan pasokan BBM.
INFORMASI.COM, Jakarta – Video yang memperlihatkan Gubernur Bali Wayan Koster mendapat protes keras dari seorang perempuan dan pegawai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) viral di media sosial. Peristiwa tersebut dikaitkan dengan krisis pasokan BBM yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali.
Dalam unggahan akun X @anamazingbali, pengunggah menyoroti situasi saat warga harus mengantre BBM selama berjam-jam di tengah cuaca panas. Unggahan itu juga mempertanyakan kondisi pegawai SPBU yang disebut harus tetap bekerja hingga 24 jam untuk melayani masyarakat.
Warga Keluhkan Antrean BBM Berjam-jam
Krisis pasokan BBM di Bali sebelumnya memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Warga harus menunggu lama untuk mendapatkan bahan bakar, sementara kepastian mengenai waktu pelayanan dan ketersediaan stok menjadi keluhan.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut masyarakat hanya diminta bersabar meski harus mengantre berjam-jam di bawah terik matahari.
Pengunggah juga menyoroti respons Gubernur Bali saat berada di lokasi. Ia mengkritik sikap Koster yang disebut terlihat tersenyum saat berfoto di tengah situasi yang membuat warga kesulitan memperoleh BBM.
Kritik tersebut merupakan pendapat pengunggah dalam unggahan media sosial, bukan kesimpulan independen mengenai sikap atau respons gubernur.
Pegawai SPBU Disebut Diminta Bekerja 24 Jam
Selain keluhan warga, unggahan itu menyoroti kondisi pekerja SPBU yang disebut diminta tetap bertugas selama 24 jam untuk melayani antrean BBM.
Pengunggah mengingatkan bahwa pegawai SPBU juga membutuhkan waktu istirahat meski pelayanan harus tetap berjalan di tengah tingginya permintaan.
Keluhan tersebut menambah sorotan terhadap dampak gangguan pasokan BBM, yang tidak hanya dirasakan masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga petugas yang harus menghadapi antrean panjang.
Video Viral di Tengah Persoalan Pasokan BBM Bali
Unggahan tersebut muncul di tengah persoalan distribusi BBM di Bali yang sebelumnya menyebabkan antrean di sejumlah SPBU.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sebelumnya menyatakan distribusi BBM di Bali terus dioptimalkan selama 24 jam dengan penyaluran yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing SPBU. Pertamina juga menyebut stok mulai bergerak menuju kondisi normal, meski permintaan masih lebih tinggi dibandingkan pasokan yang tersedia.
Adapun video yang beredar di media sosial menjadi salah satu bentuk respons publik terhadap situasi tersebut. Untuk memastikan konteks lengkap kejadian, diperlukan keterangan tambahan mengenai lokasi, waktu perekaman, serta tanggapan resmi dari Gubernur Bali maupun pihak terkait.