Korban Karhutla Bromo Bertambah Jadi 4, Dua Korban Luka Dirujuk ke Surabaya

Korban Karhutla Bromo Bertambah Jadi 4, Dua Korban Luka Dirujuk ke Surabaya
Korban jiwa karhutla Bromo. Sumber: TN BTS
Ikhtisar
  • • Korban meninggal akibat karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Probolinggo, bertambah menjadi empat orang pada Kamis (15/10/2026).
  • • Korban terbaru adalah Hendra Rony Wagiyanata, anggota Manggala Agni yang meninggal setelah menjalani perawatan intensif.
  • • Dua korban luka bakar dirujuk dari RSUD Tongas ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

INFORMASI.COM, Jakarta — Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bertambah menjadi empat orang pada Kamis malam, 15 Oktober 2026.

Korban terbaru bernama Hendra Rony Wagiyanata, yang akrab disapa Cak Panda. Ia merupakan Manggala Agni Pemula pada Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, Balai Besar TNBTS.

Kabar meninggalnya Hendra disampaikan melalui akun Instagram resmi BB TNBTS, @bbtnbromotenggersemeru. Dalam pernyataan dukacita tersebut, BB TNBTS dan Kementerian Kehutanan mengenang dedikasi Hendra dalam menjalankan tugas pemadaman kebakaran dan menjaga kawasan konservasi.

Hendra meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif pascakebakaran di kawasan taman nasional tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast juga membenarkan adanya penambahan korban meninggal dunia.

“Benar. Ada satu korban lagi yang meninggal dunia,” ujar Jules saat dikonfirmasi pada Kamis malam.

Dengan meninggalnya Hendra, jumlah korban jiwa dalam insiden karhutla di Blok Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, menjadi empat orang.

Sebelumnya, tiga korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut adalah Wisnu Yuda Pratama dan Sefriel Ardiansyah, yang merupakan relawan Manggala Agni, serta Sukaris, Operator Layanan Operasional pada Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I.

Dua Korban Luka Bakar Dirujuk ke Surabaya

Selain korban meninggal dunia, dua orang lainnya mengalami luka bakar dan mendapatkan perawatan medis. Keduanya sebelumnya dirawat di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, sebelum dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

“Sedangkan, dua korban lagi yang mengalami luka bakar telah dirujuk dari RSUD Tongas ke RSUD dr. Soetomo,” kata Jules.

Kepolisian menyatakan penanganan korban menjadi prioritas, bersamaan dengan upaya pengendalian kebakaran yang berlangsung di kawasan TNBTS.

Kronologi Karhutla di Kawasan Bromo

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Blok Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura. Titik kebakaran lainnya dilaporkan berada di Bukit Kembang Puncak Sari, di sebelah timur Mentigen.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan yang terdiri atas sekitar 12 orang berangkat menuju lokasi kebakaran untuk membantu pemadaman. Rombongan tersebut melibatkan petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), dan karyawan Artotel.

Sekitar pukul 13.30 WIB, petugas di lapangan menerima informasi bahwa sejumlah orang yang turut melakukan pemadaman diduga terjebak di sekitar area kebakaran dan membutuhkan pertolongan.

Setelah dilakukan pengecekan, enam orang ditemukan menjadi korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Dalam perkembangan berikutnya, jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang setelah Hendra Rony Wagiyanata meninggal dunia saat menjalani perawatan. Adapun dua korban luka bakar dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.