Bahrain Minta Laga Lawan Timnas Indonesia Dipindah, PSSI: Tetap di Jakarta

INFORMASI.COM, Jakarta - Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) meminta laga leg kedua melawan Indonesia pada 25 Maret 2025 diselenggarakan di tempat netral atau luar Indonesia. Alasannya, BFA khawatir dengan keamanan para pemain dan ofisial timnas Bahrain buntut hasil laga leg pertama yang berakhir 2-2 di Bahrain National Stadium, Kamis (10/10/2024).
Terlebih, hasil laga itu menjadi viral di sosial media dan BFA menilai ada kemarahan warga Indonesia hingga menyerang akun sosial media BFA dan para pemainnya.
PSSI melalui Anggota Komite Eksekutif (Exco) Arya Sinulingga mengatakan pihaknya siap menjamin keamanan timnas Bahrain saat bertandang ke Indonesia pada Maret 2025. Selain itu, Arya juga mengingatkan fair-play yang menjadi moto sepak bola saat ini.
"Kita akan buat surat ke AFC yang menyatakan supaya pertandingan fair, maka tetap di Jakarta karena sebelumnya kan tandingnya di Bahrain. Yang kedua, kita juga akan memberi tahu bahwa kita akan menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tamu kita seperti di Bahrain," kata Arya dalam keterangan resminya pada Rabu (16/10).
Arya juga mengatakan bahwa timnas Bahrain tidak perlu khawatir saat bertandang ke Jakarta nanti karena sejatinya masyarakat Indonesia itu ramah. "Soal di sosmed ya, namanya, kadang-kadang memang netizen-netizen Indonesia itu ramai, tetapi sebenarnya mereka ramah itu dan baik-baik," lanjutnya.

Keramahan warga dan jaminan keamanan menggelar kompetisi penting sudah terbukti di Indonesia. Terbukti, setidaknya Indonesia sukses menyelenggarakan gelaran Piala Dunia U-17 pada 2023. "Apalagi kita sudah membuktikan kok pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 dan terselenggara dengan baik," lanjutnya.
Sekadar informasi, laga Bahrain versus Indonesia sebelumnya memang memunculkan kemarahan bagi warga Indonesia. Kemarahan ditujukan utamanya kepada sejumlah keputusan wasit Ahmed Al Kah yang dianggap menguntungkan Bahrain selaku tim tuan rumah.
Puncaknya ketika wasit asal Oman itu memperpanjang durasi injury time dari enam menit menjadi sembilan menit tanpa alasan yang jelas. Bahrain pun bisa menyamakan kedudukan pada menit 90+9 sehingga timnas Indonesia gagal menang karena skor akhir menjadi 2-2.
Keputusan wasit tersebut memancing kemarahan warganet Indonesia yang meluapkannya dengan menyerang akun media sosial BFA dan akun para pemainnya. Serangan-serangan tersebut membuat BFA khawatir sehingga meminta kepada AFC dan FIFA agar laga tandang mereka ke Indonesia dipindah ke lokasi netral. (ANT)
Komentar (0)
Login to comment on this news