Mana yang Terbaik untuk Jantung: Olahraga Mingguan Atau Harian?

INFORMASI.COM, Jakarta - Olahraga menjadi salah satu cara menjaga kesehatan, termasuk jantung. Lantas, manakah yang terbaik untuk kesehatan jantung: olahraga yang dilakukan mingguan atau harian?
Dikutip dari Healthline, Minggu (19/1/2025), sebuah penelitian menemukan bahwa olahraga selama 150 menit per minggu bisa mengurangi risiko stroke atau gangguan irama jantung (atrial fibrillation/afib). Nah, waktu 150 menit ini bisa dikonsentrasikan selama satu kali seminggu atau dibagi dalam beberapa hari.
Associate Professor and Chair of the Department of Epidemiology and Biostatistics at West Virginia University School of Public Health, Bethany Gibbs, berkata bahwa rekomendasi Center for Disease Control and Prevention (CDC) AS merekomendasi orang untuk berolahraga selama 150 menit selama seminggu. Gibbs berkata olahraga secara mingguan dilakukan bagi orang yang merasa punya waktu lebih banyak saat weekend.
4 Tips Olahraga Lari bagi PemulaLantas manfaat apa yang diberikan olahraga secara mingguan bagi kesehatan jantung?
Sebuah studi yang dilakukan oleh UK Biobank, menyasar kepada 500 ribu peserta selama 2006-2010. Para peserta menggunakan accelerometer untuk mencatat aktivitas fisik selama seminggu.
Hasilnya, olahraga secara mingguan bisa menurunkan risiko serangan jantung, tetapi angkanya lebih kecil jika dibandingkan dengan olahraga harian.
Akan tetapi, angka penurunan risiko kegagalan jantung dari olahraga mingguan, lebih besar daripada olahraga harian. Ini juga berlaku bagi gangguan irama jantung dan stroke.
Berikut ini adalah rinciannya perbandingan penurunan risiko gangguan kesehatan tubuh yang didapat dari manfaat olahraga mingguan dan harian.
1. Penurunan risiko serangan jantung
- Olahraga mingguan: 27%
- Olahraga harian: 35%
2. Penurunan risiko kegagalan jantung
- Olahraga mingguan: 38%
- Olahraga harian: 36%
3. Penurunan risiko gangguan irama jantung
- Olahraga mingguan: 22%
- Olahraga harian: 19%
4. Penurunan risiko stroke
- Olahraga mingguan: 21%
- Olahraga harian: 17%
"Pengurangan risiko berkisar 20%-40%. Ini besar," kata seorang kardiolog di Lenox Hill Hospital, Christopher Tanayan yang menyebut hasilnya sama dengan pengobatan penurunan kolesterol.
Tanayan berkata olahraga secara mingguan disarankan bagi orang yang punya lebih banyak waktu pada weekend daripada weekday.
Sementara itu, Gibbs berkata olahraga mingguan tidak serta-merta dilakukan secara ekstrem. Dia berkata bahwa orang-orang tak perlu memaksakan diri untuk mencapai batas maksimal agar hasilnya lebih optimal.
Itu adalah manfaat yang diberikan olahraga secara mingguan dan harian.
Jadi, yang mana pilihanmu? Olahraga secara mingguan atau harian? Apa pun itu, jangan lupa untuk menyempatkan diri untuk berolahraga, ya!
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news