4 Tips Olahraga Lari bagi Pemula

INFORMASI.COM, Jakarta - Lari adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk memulai gaya hidup yang sehat. Misalnya, ingin meningkatkan kebugaran, menurunkan berat badan, atau menghirup udara bebas.
Lalu, bagaimana cara memulai lari bagi pemula?
Yang pertama, mulai dari yang kecil. Dikutip dari laman Strava, Sabtu (4/1/2025), pelatih lari Nick Bester, menyarankan kepada para pemula untuk memulai dengan target yang mudah dicapai dan secara bertahap dan meningkatkan jarak atau waktu lari setiap minggu.
Sebagai contoh, pada minggu pertama, kamu menetapkan jarak 1 km sehari dalam seminggu. Kemudian, kamu bisa menambah 500 meter pada setiap atau beberapa minggu setelahnya. Konsistensi dan peningkatan kecil dan bertahap adalah kunci.
4 Tips Pola Hidup Sehat agar Bisa Panjang UmurPakai Metode Lari-Jalan
Kedua, metode lari-jalan. Banyak yang salam paham dia harus memulai waktu latihan lari tanpa jeda ketika memulai. Pola pikir yang demikian ini dapat mematahkan semangat dari orang yang baru berlari.
Dilansir dari womenshealthmag.com, pelatih lari bersertifikat RRCA dan pendiri Mindful Miles, Sara Hayes, berpendapat bahwa metode lari-jalan membantu mengurangi hambatan fisik dan mental untuk memulai atau kembali berlari dengan membuatnya tidak terlalu membebani.
Selain itu, Hayes berkata metode ini memudahkan tubuh anda bergerak. Dengan begitu, metode ini bisa menekan resiko kelelahan dan cedera.
Jadikan Lari Sebagai Kegiatan Sosial
Ketiga, menjadikan lari sebagai kegiatan sosial. Tidak jarang muncul keputusasaan di antara banyak orang yang mulai berlari. Salah satu penyebabnya adalah ketiadaan dukungan sosial.
Kamu dapat membuat latihan berlari menjadi lebih menyenangkan dengan mencari grup atau teman berlari. Tidak hanya kesenangan, kamu juga lebih mungkin mengalami peningkatan performa ketika berlari di dalam grup.
Dilansir dari laman Runners World, konsultan psikologi olahraga di Your Runner’s Edge, Cindra Kamphoff, menyatakan bahwa ketika berlari dengan orang lain, kamu cenderung memberikan usaha yang lebih. Kamu pun tidak sadar seberapa cepat bisa berlari, ujar Kamphoff.
Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja?Beli Sepatu Lari yang Tepat
Keempat, membeli sepatu lari yang tepat. Seiring dengan semakin maraknya tren berlari. Tidak sedikit dari pelari yang baru memulai rutinitasnya dengan membeli sepatu lari yang tidak sesuai peruntukan. Banyak yang salah kaprah bahwa sepatu lari yang terbaik adalah yang termahal.
Dikutip dari Keep It Simple, pelatih lari Jennifer Allen menyatakan bahwa sepatu lari pertama tidak perlu mahal. Yang paling utama adalah sepatu itu didesain secara khusus agar awet selama latihan. Selain itu disarankan untuk mencari desain sepatu dengan sol melengkung yang biasanya relatif ringan dan membantu ayunan kaki bergerak ke depan.
(Penulis: Dhia Oktoriza Sativa)
Komentar (0)
Login to comment on this news