- • TVRI memperoleh hak siar penuh Piala Dunia 2026 untuk wilayah Indonesia.
- • Sebanyak 104 pertandingan disiarkan serentak melalui TVRI Sport dan TVRI Nasional selama 11 Juni–19 Juli 2026.
- • Bersama pemerintah, TVRI akan membuat agenda nonton bersama di berbagai daerah dengan melibatkan pelaku UMKM.
INFORMASI.COM, Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) memastikan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan masyarakat Indonesia secara gratis melalui siaran terestrial. Hak siar tersebut diperoleh TVRI untuk seluruh wilayah Indonesia dengan cakupan penuh dari fase grup hingga laga final.
Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyampaikan bahwa kehadiran Piala Dunia 2026 di TVRI merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar ajang olahraga terbesar dunia tersebut dapat diakses secara inklusif oleh publik.
“ Piala Dunia 2026 melalui TVRI dihadirkan untuk seluruh rakyat Indonesia dengan akses yang inklusif, sesuai arahan dan dukungan Bapak Presiden. ”
— Iman Brotoseno, Direktur Utama LPP TVRI, di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Seluruh Laga Disiarkan Terestrial
Iman menjelaskan TVRI akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Siaran dilakukan secara simultan melalui TVRI Sport dan TVRI Nasional.
Jadwal siaran Piala Dunia 2026 di TVRI meliputi:
- •Periode pertandingan: 11 Juni–19 Juli 2026
- •Total pertandingan: 104 laga
- •Waktu siaran: pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB
- •Kanal siaran: TVRI Sport dan TVRI Nasional
Dengan skema tersebut, masyarakat dapat mengakses siaran Piala Dunia hanya menggunakan antena televisi biasa tanpa biaya tambahan.
Baca Juga
TVRI Tayangkan Piala Dunia 2026, Gratis dan UMKM Boleh Bikin Nonton Bareng
Olahraga
Proses Perolehan Hak Siar
Iman Brotoseno mengungkapkan proses memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 tidak berlangsung mudah. Namun, dukungan Presiden Prabowo Subianto menjadi faktor penting terwujudnya siaran gratis tersebut.
“ Beliau paham kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, sehingga memberi arahan agar momen besar seperti Piala Dunia dapat dinikmati oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali, sebagai wujud hiburan yang menyatukan dan membangkitkan semangat bangsa. ”
— Iman Brotoseno mengatakan.
TVRI memastikan siaran Piala Dunia 2026 dapat diakses secara luas melalui platform free to air. Namun, untuk distribusi di luar siaran terestrial, kebijakan sepenuhnya berada pada penyedia layanan masing-masing.
“ Masyarakat bisa mengakses siaran Piala Dunia, melalui platform FTA atau terestrial dengan menggunakan antena biasa. Namun untuk platform lain atau OTT akan bergantung dengan kebijakan operator pihak ketiga. ”
— Iman Brotoseno menambahkan.
Nobar dan Dampak Ekonomi Lokal
Selain siaran televisi, pemerintah juga berencana menginisiasi kegiatan nonton bersama di berbagai lokasi di Indonesia. Program tersebut akan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai bagian dari perluasan akses hiburan publik.
Melalui kegiatan nonton bersama, pemerintah berharap momentum Piala Dunia 2026 dapat mendorong perputaran ekonomi lokal, memperluas ruang hiburan publik, serta dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran program-program pemerintah yang bersifat edukatif dan informatif.
Dengan penayangan gratis melalui TVRI dan agenda pendukung di daerah, Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan olahraga global yang paling mudah diakses masyarakat Indonesia.
Baca Juga
Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Bersama Portugal
Olahraga