- • Manchester United mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim setelah lebih dari satu tahun menjabat pelatih kepala.
- • Amorim meninggalkan MU dengan catatan membawa Setan Merah ke final Liga Europa.
- • Darren Fletcher ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk laga kontra Burnley di Liga Inggris 2025/2026.
INFORMASI.COM, Jakarta - Klub Liga Inggris Manchester United resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Ruben Amorim setelah lebih dari satu tahun bekerja sama, sebagaimana disampaikan melalui laman resmi klub pada Senin.
Dalam pernyataan tersebut, Manchester United menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ruben Amorim selama menangani tim utama dan mendoakan yang terbaik bagi kariernya ke depan.
Sebagai langkah lanjutan, manajemen klub menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih kepala sementara. Fletcher akan memimpin Manchester United saat menghadapi Burnley pada pekan ke-21 Liga Inggris musim 2025/2026, yang dijadwalkan berlangsung Rabu waktu setempat atau Kamis (8/1) dini hari WIB.
Ruben Amorim sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih Manchester United pada 11 November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag. Selama sisa musim 2024/2025, Amorim membawa The Red Devils melaju hingga partai final Liga Europa sebelum kalah dari Tottenham Hotspur di laga puncak.
Di kompetisi Liga Inggris 2024/2025, Manchester United menutup musim di peringkat ke-15 klasemen akhir dengan perolehan 42 poin dari 38 pertandingan.
Memasuki musim 2025/2026, Manchester United mencatatkan performa yang lebih stabil. Hingga pekan ke-20 Liga Inggris, klub berjuluk Setan Merah itu berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 31 poin dari 20 pertandingan, terpaut tiga poin dari posisi empat besar.
Selama menukangi Manchester United, Ruben Amorim mencatatkan total 63 pertandingan dengan rata-rata 1,43 poin per laga. Sebelum berkarier di Inggris, pelatih berusia 40 tahun tersebut sempat menangani sejumlah klub Portugal, termasuk Sporting CP dan Braga.
Darren Fletcher Ditunjuk Jadi Nakhoda Sementara
Manchester United pun menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara, Senin (6/1/2026). Fletcher saat ini menjabat sebagai pelatih tim U-18 MU dan sebelumnya pernah menjadi asisten pelatih Erik ten Hag pada periode 2022-2024.
Menurut laporan media olahraga Amerika Serikat, The Athletic, penunjukan Fletcher tidak terlepas dari pengalamannya di lingkungan tim senior serta kedekatannya dengan para pemain muda Manchester United.
Fletcher mulai menangani tim U18 MU sejak Juli 2025. Berdasarkan data Transfermarkt, ia membawa tim U18 MU menempati peringkat kedua klasemen sementara Wilayah Utara Liga Inggris U18 musim 2025/2026.
The Athletic juga melaporkan bahwa Fletcher disukai oleh para pemain muda Manchester United selama menjalankan perannya di level akademi.
Saat masih aktif bermain, Fletcher memperkuat tim utama Manchester United pada periode 2002–2015. Gelandang asal Skotlandia itu mencatatkan 342 penampilan dengan torehan 24 gol dan 31 assist. Ia dikenal sebagai salah satu pemain kepercayaan Sir Alex Ferguson pada masanya.
Fletcher merupakan lulusan akademi Manchester United yang bergabung sejak 1995. Setelah meninggalkan Old Trafford, ia melanjutkan karier sebagai pemain bersama West Bromwich Albion pada 2015-2017 dan Stoke City pada 2017-2019 sebelum pensiun.
Bersama Manchester United, Fletcher meraih sejumlah gelar bergengsi, di antaranya 5 gelar Liga Inggris, 1 Piala FA, 1 Liga Champions, dan 1 Piala Dunia Antarklub.
Dari sisi pendekatan taktik, Fletcher memiliki perbedaan dengan Ruben Amorim. Jika Amorim kerap menggunakan formasi tiga bek seperti 3-4-3 atau 3-4-2-1, Fletcher di tim U18 MU lebih sering menerapkan formasi empat bek, terutama 4-2-3-1.
Formasi empat bek tersebut disebut lebih disukai oleh pemilik klub karena dinilai efektif di Liga Inggris.
Di luar lapangan, Fletcher memiliki dua anak kembar, Jack Fletcher dan Tyler Fletcher, yang saat ini memperkuat tim muda Manchester United. Keduanya berusia 18 tahun.
Jack Fletcher telah mencatatkan debut bersama tim senior Manchester United pada Desember 2025, sementara Tyler Fletcher secara rutin dipanggil ke tim utama oleh Ruben Amorim meski masih berperan sebagai pemain pelapis.