INFORMASI.COM, Jakarta - Senegal menjadi juara Piala Afrika 2025. Mereka mengalahkan Maroko 1-0 di partai puncak yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin (19/1) dini hari WIB.
Laga berjalan sangat ketat sejak babak pertama. Kedua tim saling menekan dengan permainan terbuka.
Maroko tampil lebih mendominasi penguasaan bola. Namun Senegal memiliki efektivitas serangan yang lebih baik.
Senegal sempat mencetak gol namun dianulir wasit. Hingga injury time, skor masih tetap imbang 0-0.
Kontroversi Penalti dan Aksi Walk Out
Maroko mendapatkan hadiah penalti di menit akhir babak kedua. Wasit memutuskannya setelah melihat ulasan VAR.
VAR menilai El Hadji Diouf menjatuhkan Brahim Diaz. Insiden itu terjadi di dalam kotak penalti Senegal.
Keputusan penalti memicu protes keras dari tim Senegal. Para pemain Senengal bahkan meninggalkan lapangan pertandingan.
Pelatih Senegal memerintahkan pemainnya untuk walk out. Perintahnya itu dikeluarkan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit.
Sadio Mane turun tangan meredakan situasi panas ini. Ia mengajak seluruh rekan setimnya kembali ke lapangan.
Mane bahkan hingga masuk ke dalam ruang ganti tim. Ia memastikan semua pemain bersedia melanjutkan pertandingan.
Eksekusi penalti baru dilakukan setelah tertunda 15 menit. Penyerang Maroko, Brahim Diaz, menjadi algojo penalti.
Pemain Real Madrid iitu menyontek bol penalti dengan gaya Panenka. Tendangan Diaz berhasil ditangkap kiper Edouard Mendy. Babak normal pun berakhir tanpa gol.
Gol Penentu Pape Gueye di Masa Perpanjangan
Pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Dua babak tambahan masing-masing 15 menit.
Pemain Senegal, Pape Gueye, mencetak gol pada menit ke-94. Ia memanfaatkan serangan balik cepat timnya.
Tendangan keras Gueye meluncur ke pojok kiri gawang. Yassine Bounou tidak sanggup menghalau bola tersebut.
Maroko berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu. Namun, pertahanan Senegal tetap solid dan tidak kebobolan.
Peluit panjang tanda berakhirnya laga final segera berbunyi. Skor 1-0 untuk kemenangan Senegal bertahan.
Lions of Teranga merayakan gelar juara dengan suka cita. Para pemain dan staf membanjiri lapangan.
Ini merupakan gelar juara Piala Afrika kedua bagi Senegal. Sebelumnya mereka juara pada edisi tahun 2021.
Sur le toit de l’Afrique 📸🇸🇳 pic.twitter.com/GHoV65l7mT
— Equipe du Sénégal (@GaindeYi) January 18, 2026