- • Kontingen Indonesia mengakhiri ASEAN Para Games 2025 dengan raihan 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
- • Capaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen akhir dari 18 cabang olahraga yang diikuti.
- • Perolehan medali melampaui target awal Kemenpora, dengan kontribusi terbesar datang dari para atletik dan para renang.
INFORMASI.COM, Jakarta - Kontingen Indonesia menutup partisipasi dalam ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand dengan mencatatkan total 392 medali, terdiri atas 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Ajang olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara tersebut digelar di Nakhon Ratchasima dan Bangkok,.
Berdasarkan data yang tercantum di laman resmi APG 2025 pada Senin (26/1/2026), seluruh medali Indonesia diraih dari 18 cabang olahraga yang diikuti selama periode pertandingan 19 hingga 25 Januari 2025.
Hasil akhir tersebut memastikan kontingen Merah Putih menempati posisi kedua klasemen perolehan medali. Sementara Thailand menjadi pemuncak klasemen akhir.
Tuan rumah Thailand sukses menggondol 486 total medali dengan 175 emas, 155 perak, 156 perunggu.
Sementara Indonesia berada di peringkat kedua dengan 392 medali, terdiri dari 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Posisi ketiga ditempati Malaysia dengan 64 medali emas, 64 perak, 73 perunggu, dengan total raihan 201 medali.
Filipian merengkuh posisi keempat dengan mengumpulkan 134 medali, terdiri dari 45 emas, 37 perak, dan 52 perunggu.
Sejak keberangkatan ke Thailand, Indonesia menargetkan mampu finis minimal di tiga besar klasemen akhir.
Target tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk tidak dipertandingkannya beberapa nomor unggulan Indonesia serta berkurangnya jumlah partisipasi dari beberapa negara peserta, salah satunya Kamboja.
Kontingen Indonesia yang dipimpin Chef de Mission Reda Manthovani sebelumnya menerima target dari Kementerian Pemuda dan Olahraga berupa 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Sepanjang sepekan kompetisi, performa atlet dinilai konsisten sehingga mampu melampaui sasaran tersebut.
Sejumlah cabang olahraga tampil dominan dan menjadi kontributor utama perolehan medali. Cabang para atletik mencatatkan sumbangan emas terbanyak dengan raihan 44 emas, 39 perak, dan 23 perunggu.
Posisi berikutnya ditempati para renang yang mengoleksi 29 emas, 37 perak, dan 20 perunggu. Cabang para bulu tangkis juga melampaui target dengan perolehan 12 emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu.
Selain itu, para angkat berat menyumbangkan sembilan emas dan empat perak. Cabang para judo menjadi satu-satunya cabang yang menyapu seluruh nomor yang diikuti dengan torehan tujuh emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Tambahan medali bagi Indonesia diperoleh pada hari terakhir penyelenggaraan melalui cabang para catur. Sejumlah partai final yang berlangsung di Auditorium Nakhon Ratchasima Rajabhat University turut menambah koleksi medali kontingen Indonesia hingga akhir kompetisi.
Setelah seluruh pertandingan rampung, ASEAN Para Games 2025 memasuki agenda penutupan. Upacara penutupan dijadwalkan berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Minggu (25/1/2026) pukul 19.00 WIB.