Juventus Tersingkir dari Liga Champions meski Menang 3-2 Lawan Galatasaray, Aggregat 5-7!

Juventus Tersingkir dari Liga Champions meski Menang 3-2 Lawan Galatasaray, Aggregat 5-7!
Federico Gatti mencetak gol kedua Juventus ke gawang Galatasaray, namun tak cukup meloloskan Bianconerri meski menang 3-2 di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026). Foto: X/JuventusFC
Ikhtisar
  • Juventus gagal membalikkan defisit agregat 2-5 meski menang 3-2 melawan Galatasaray di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026) dinihari WIB.
  • Awalnya, Juventus perkasa karena mampu memaksa laga berujung ke babak tambahan usai mencetak 3 gol dalam 90 menit laga.
  • Namun, bermain dengan 10 penggawa memang tidak mudah. Buktinya, Galatasaray mampu menceploskan dua gol ke gawang La Vecchia Signora di dua kali babak tambahan.

INFORMASI.COM, Jakarta - Malam di Allianz Stadium menjadi roller coaster emosi yang tak terlupakan. Menjamu Galatasaray pada leg kedua playoff Liga Champions, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, Juventus sempat punya asa namun berakhir dalam posisi nyaris tak berdaya.

Defisit tiga gol dari leg pertama (2-5) membuat mereka wajib menang dengan selisih empat gol untuk lolos langsung. Hal itu bisa tercapai, setidaknya pada 90 menit pertandingan normal. 

Sayang, harapan untuk lolos ke 16 Besar Liga Champions buyar di babak tambahan. Dua gol Galatasaray membuat Kota Turin menangis.

Determinasi tinggi langsung diperlihatkan tuan rumah sejak menit awal. Federico Gatti dan Teun Koopmeiners nyaris membuka skor lewat sundulan di 10 menit pertama, namun masih melambung. Galatasaray tak tinggal diam. Victor Osimhen melepas sepakan voli pada menit ke-11 yang masih bisa ditip kiper Mattia Perin.

Anak asuh Thiago Motta terus menggedor. Manuel Locatelli mengancam pada menit ke-22, namun kiper Ugurcan Cakir bereaksi cepat menepis. Delapan menit berselang, giliran Kenan Yildiz yang mendapat peluang dari sisi kiri kotak penalti, kembali digagalkan Cakir.

Hadiah penalti datang pada menit ke-35. Khephren Thuram dijatuhkan Lucas Torreira di kotak terlarang. Locatelli yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Cakir dengan menempatkan bola ke pojok kanan. Skor 1-0, agregat 3-5. Juventus masih tertinggal dua gol.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, petaka menimpa tuan rumah. Lloyd Kelly menginjak Baris Yilmaz saat berduel udara. Wasit awalnya memberikan kartu kuning kedua, namun setelah tinjauan VAR, hukuman ditingkatkan menjadi kartu merah langsung. Juventus harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-48.

Alih-alih terpuruk, semangat Juventus justru berkobar. Yildiz kembali mengancam, namun sepakannya masih melebar tipis. Galatasaray mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit ke-67, umpan dari Leroy Sane disambut tembakan yang masih bisa ditepis Perin.

Gol kedua yang dinanti akhirnya tiba pada menit ke-70. Umpan silang Pierre Kalulu dari kanan membentur bek Galatasaray dan berubah arah. Bola jatuh tepat di depan Gatti yang dengan mudah menyundulnya dari tiang jauh. Skor 2-0, agregat 4-5. Stadion bergemuruh, harapan mulai merekah.

Osimhen nyaris menjawab, namun sepakannya dari depan kotak penalti masih melambung tipis di atas mistar. Pada menit ke-82, mimpi jadi nyata. Teun Koopmeiners menanduk umpan tendangan bebas, bola mengarah ke Weston McKennie yang juga menyundulnya masuk ke gawang. Skor 3-0! Agregat imbang 5-5! Juventus Stadium meledak dalam euforia.

Tak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi. Laga harus dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit.

Di babak tambahan, Juventus membuang kans emas pada menit ke-96. McKennie yang memiliki ruang tembak di kotak penalti justru memilih mengoper ke Edon Zhegrova, yang sepakannya meleset. Kelelahan mulai terlihat pada pemain tuan rumah.

Kelengahan itu dihukum keras pada menit ke-106. Kesalahan di lini kanan pertahanan Juventus berujung pada rebutan bola yang dimenangkan Galatasaray. Upan cepat diarahkan ke Osimhen yang bebas di sisi kiri. Dengan tenang, penyerang asal Nigeria itu melepas tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Perin. Skor 3-1, agregat 6-5 untuk Galatasaray.

Juventus mencoba bangkit. Tendangan keras Zhegrova pada menit ke-110 ditepis gemilang Cakir dengan satu tangan. Namun, saat tuan rumah terus menekan, serangan balik cepat Galatasaray pada menit ke-119 memastikan segalanya. Baris Yilmaz menuntaskan serangan dengan menaklukkan Perin untuk kedua kalinya. Skor 3-2.

Hingga laga usai, keunggulan tipis Galatasaray tak terkejar. Peluit panjang berbunyi, pemain Galatasaray merayakan kelolosan, sementara pemain Juventus terkapar di lapangan. Comeback heroik 10 pemain harus kandas di babak tambahan. Galatasaray melaju ke babak 16 besar, meninggalkan kenangan pahit di Turin.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.