Arsenal vs Chelsea 2-1: Tiga Gol dari Sepak Pojok, The Gunners Kukuh di Puncak Klasemen

Arsenal vs Chelsea 2-1: Tiga Gol dari Sepak Pojok, The Gunners Kukuh di Puncak Klasemen
David Raya menyelamatkan gawang Arsenal dari kebobolan dalam laga melawan Chelsea di Emirates Stadium, Senin (2/3/2026) dinihari WIB. Foto: Premier League
Ikhtisar
  • Arsenal mengalahkan Chelsea 2-1 dalam Derby London di Emirates Stadium, seluruh gol tercipta dari situasi sepak pojok.
  • Chelsea bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-70 setelah Pedro Neto menerima kartu kuning kedua.
  • Kemenangan ini membuat Arsenal mengoleksi 54 poin dan unggul lima angka atas Manchester City.

INFORMASI.COM, Jakarta - Arsenal mengamankan tiga poin penting usai menaklukkan Chelsea dengan skor 2-1 dalam laga Derby London di Emirates Stadium, Minggu (1/3/2026). Pertandingan ini menghadirkan duel intens dengan tiga gol yang seluruhnya berawal dari skema sepak pojok.

Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan cepat mereka hampir membuahkan hasil pada menit kelima. Kiper Chelsea, Robert Sanchez, nyaris kehilangan bola dari penguasaan ketika Victor Gyokeres mencoba merebutnya. Sanchez masih mampu menyapu bola meski dalam posisi terjatuh.

Ancaman kembali muncul pada menit ke-16. Eberezhi Eze melepaskan tembakan lambung dari tengah lapangan setelah melihat Sanchez keluar dari sarangnya. Kiper asal Spanyol itu bergegas mundur dan berhasil mengamankan bola sebelum melewati garis gawang.

Kebuntuan pecah pada menit ke-21. Arsenal memaksimalkan sepak pojok dengan pola yang sudah terorganisir. Bola kiriman dari sudut lapangan mengarah ke tiang jauh dan disundul Gabriel Magalhaes ke depan gawang. William Saliba menyambut bola tersebut dan menceploskannya ke gawang Chelsea. Sanchez kesulitan bereaksi karena banyak pemain berkerumun di kotak kecil.

Chelsea merespons melalui situasi bola mati. Bola hasil sepak pojok sempat mengenai lengan Declan Rice dan mengarah ke gawang Arsenal, tetapi David Raya sigap menepisnya.

Menjelang turun minum, Chelsea berhasil menyamakan kedudukan. Pada menit ke-45+2, sepak pojok yang dikirim Reece James justru berujung gol bunuh diri. Piero Hincapie salah mengantisipasi bola dan menanduknya ke gawang sendiri. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Chelsea Kian Terpojok dengan Kartu Merah Neto

Memasuki babak kedua, Chelsea tampil lebih agresif. Enzo Fernandez melepaskan tembakan dari depan kotak penalti pada menit ke-52, namun Raya kembali melakukan penyelamatan. Semenit kemudian, Joao Pedro menyundul bola dari situasi sepak pojok, tetapi Raya terbang untuk mengamankan peluang tersebut.

Di tengah tekanan lawan, Arsenal kembali unggul pada menit ke-66. Declan Rice mengirim bola dari sepak pojok dan Jurrien Timber menanduknya menjadi gol. Pemain Chelsea sempat melayangkan protes karena menganggap pergerakan Sanchez terganggu oleh pemain di depan gawang. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Situasi Chelsea semakin sulit setelah Pedro Neto menerima kartu kuning kedua pada menit ke-70 akibat tekel terhadap Gabriel Martinelli. The Blues harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Meski kalah jumlah, Chelsea tetap berupaya menekan. Sanchez melakukan penyelamatan penting pada menit ke-82 dengan menepis tembakan Eze dari dalam kotak penalti.

Pada masa injury time, Chelsea sempat mencetak gol melalui Liam Delap yang menyambar bola muntah hasil tembakan Pedro. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Pedro lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Arsenal mempertahankan keunggulan hingga laga usai dan memastikan kemenangan 2-1. Tambahan tiga poin membuat The Gunners kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan 54 poin, unggul lima angka atas Manchester City di peringkat kedua. Sementara itu, Chelsea tertahan di posisi keenam dengan 45 poin.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.