Indonesia 4-0 Saint Kitts and Nevis: Beckham Putra Cetak Brace, Garuda ke Final FIFA Series

Indonesia 4-0 Saint Kitts and Nevis: Beckham Putra Cetak Brace, Garuda ke Final FIFA Series
Ole Romeny dan Beckham Putra berselebrasi usai mencetak gol dalam laga Indonesia vs Saint Kitts Navis FIFA Series 2026 di GBK, Jumat (27/3/2026). Foto: Timnas Indonesia
Ikhtisar
  • Timnas Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026) malam WIB.
  • Beckham Putra menjadi bintang lapangan lewat dua gol, sementara Ole Romeny dan Mauro Zijlstra masing-masing menambah satu gol.
  • Kemenangan ini membawa Indonesia lolos ke final FIFA Series dan akan menghadapi Bulgaria pada Selasa (31/3/2026).

INFORMASI.COM, Jakarta - Timnas Indonesia membuka era baru di bawah John Herdman dengan hasil meyakinkan. Garuda mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor 4-0 dalam laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026) malam WIB.

Kemenangan itu lahir lewat penampilan tajam Beckham Putra Nugraha yang memborong dua gol di babak pertama. Setelah itu, Indonesia melanjutkan dominasi melalui gol Ole Romeny dan Mauro Zijlstra untuk memastikan langkah ke partai final.

Sejak awal pertandingan, Indonesia memang tidak langsung nyaman. Saint Kitts and Nevis sempat memberi tekanan pada menit-menit pembuka dan memaksa tuan rumah bekerja lebih sabar dalam membangun serangan.

Namun, setelah melewati fase awal itu, Indonesia mulai menguasai ritme laga. Serangan demi serangan dibangun dengan lebih rapi, terutama lewat kombinasi lini tengah dan pergerakan cepat para pemain depan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Beckham Putra menuntaskan umpan terobosan Ole Romeny, lalu mengecoh kiper Julani Archibald sebelum menceploskan bola ke gawang. Gol itu membuat Indonesia unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.

Setelah membuka skor, Indonesia tidak menurunkan intensitas. Permainan Garuda justru semakin hidup, dengan transisi menyerang yang lebih tajam dan distribusi bola yang lebih efektif ke area sepertiga akhir.

Gol kedua lahir pada menit ke-25. Lagi-lagi kombinasi Ole Romeny dan Beckham Putra menjadi pembeda. Beckham menerima bola di sisi kiri kotak penalti, lalu melepaskan penyelesaian yang mengarah ke pojok gawang. Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Makin Berjaya di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil agresif. Kolaborasi Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra langsung menghadirkan ancaman ke pertahanan lawan, meski percobaan Beckham masih mampu ditepis kiper Saint Kitts and Nevis.

Tekanan itu akhirnya kembali berbuah gol pada menit ke-52. Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 3-0 lewat Ole Romeny. Gol bermula dari sepak pojok Dony Tri yang disambut sundulan Ole. Upaya pertama sempat diblok pemain lawan, tetapi Ole memanfaatkan bola muntah dan menyelesaikannya menjadi gol.

Tiga menit kemudian, Saint Kitts and Nevis sempat menciptakan situasi berbahaya di depan gawang Indonesia. Serangan mereka nyaris berujung gol setelah bola mengenai Rizky Ridho dan hampir masuk ke gawang sendiri. Beruntung bagi Indonesia, bola hanya bergerak ke sisi gawang.

John Herdman kemudian mulai merotasi tim pada menit ke-58. Ia menarik Jay Idzes, Jordi Amat, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk, lalu memasukkan Ivar Jenner, Yakob Sayuri, Sandy Walsh, dan Joey Pelupessy.

Perubahan itu tidak mengganggu kendali permainan Indonesia. Pada menit ke-65, Garuda sempat memperoleh peluang emas melalui Ramadhan Sananta yang menerima umpan matang dari Ole Romeny. Namun, sontekannya masih melebar di sisi gawang lawan.

Pada menit yang sama, Indonesia kembali melakukan pergantian pemain. Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders masuk menggantikan Beckham Putra Nugraha, Elkan Baggott, dan Ole Romeny.

Rotasi berlanjut pada menit ke-71 saat Mauro Zijlstra diturunkan menggantikan Ramadhan Sananta. Keputusan itu langsung memberi dampak.

Hanya tiga menit setelah masuk, Mauro mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-74, ia menyambar umpan Joey Pelupessy yang sempat dibiarkan Ragnar Oratmangoen, lalu mengonversinya menjadi gol keempat Indonesia. Skor berubah menjadi 4-0.

Menjelang akhir laga, Indonesia masih terus menekan. Pada menit ke-87, Yakob Sayuri sebenarnya sempat membobol gawang lawan. Namun, gol itu dianulir karena offside.

Indonesia juga memperoleh dua peluang tambahan di penghujung pertandingan. Eliano Reijnders sempat mengancam pada menit ke-89, tetapi akselerasi dan penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan pertahanan lawan. Sementara pada menit 90+2, Justin Hubner melepaskan tembakan keras yang masih tipis melenceng di sisi kanan gawang.

Sampai peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia menutup laga dengan kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.

Hasil itu memastikan Timnas Indonesia lolos ke final FIFA Series. Pada partai puncak, Garuda akan menghadapi Bulgaria pada Selasa (31/3).

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.