John Herdman Puji Ole Romeny dan Beckham Putra usai Indonesia Hajar Saint Kitts and Nevis

John Herdman Puji Ole Romeny dan Beckham Putra usai Indonesia Hajar Saint Kitts and Nevis
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia.
Ikhtisar
  • Timnas Indonesia membuka FIFA Series 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.
  • John Herdman memberi sorotan khusus kepada Ole Romeny, Beckham Putra, dan Dony Tri Pamungkas seusai laga.
  • Herdman menilai kreativitas, disiplin taktis, dan kemampuan menghadapi tekanan menjadi faktor penting di balik kemenangan Garuda.

INFORMASI.COM, Jakarta - Timnas Indonesia memulai FIFA Series 2026 dengan kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat malam. Hasil itu bukan hanya menghadirkan awal positif bagi skuad Garuda, tetapi juga menjadi debut manis bagi pelatih anyar, John Herdman.

Di balik kemenangan tersebut, dua nama mencuat paling kuat, yakni Ole Romeny dan Beckham Putra Nugraha. Keduanya tampil menonjol sepanjang pertandingan dan menjadi pusat perhatian karena kontribusi langsung terhadap alur serangan Indonesia.

Indonesia langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal laga. Tim asuhan Herdman menguasai bola, membangun serangan dari sisi sayap, lalu memaksa Saint Kitts and Nevis bertahan lebih dalam di wilayah sendiri.

Gol pembuka datang pada menit ke-15. Beckham Putra memaksimalkan umpan terobosan Ole Romeny, lalu menuntaskan peluang itu menjadi gol yang membawa Indonesia unggul 1-0. Skema itu kembali terulang 10 menit kemudian, saat Beckham sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor untuk menggandakan keunggulan Garuda. Indonesia menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Indonesia tidak mengendurkan tekanan. Serangan terus mengalir dan membuat pertahanan lawan kesulitan keluar dari tekanan. Ole Romeny kemudian menambah keunggulan pada menit ke-53 setelah memanfaatkan situasi di depan gawang. Setelah itu, Mauro Zijlstra melengkapi pesta gol Indonesia lewat gol pada menit ke-75 untuk memastikan kemenangan 4-0.

Seusai pertandingan, Herdman memberi apresiasi khusus kepada Ole Romeny. Ia menilai penyerang tersebut tidak hanya efektif di depan, tetapi juga mampu menjalankan peran kreatif dari area yang lebih dalam.

“Saya perlu menyebut nama Ole Romeny, permainan kreatifnya malam ini solid, saya sangat menikmati menontonnya bermain lebih sebagai pemain nomor 10, itu menyenangkan,” kata John Herdman.

Pernyataan itu memperlihatkan bagaimana Herdman membaca kontribusi Ole lebih luas dari sekadar pencetak gol. Meski berposisi sebagai penyerang, Ole dinilai mampu menghubungkan lini tengah dan lini depan, sekaligus mengirim umpan-umpan terobosan yang membelah organisasi pertahanan lawan.

Herdman juga memberi perhatian khusus kepada Beckham Putra, yang mencetak dua gol dalam laga ini. Menurut dia, performa Beckham tidak lahir secara kebetulan, melainkan berasal dari pola pergerakan yang telah disiapkan dalam latihan.

“Saya juga perlu menyebut nama Beckham (Putra) secara khusus, dia mencetak dua gol itu, kami mengerjakan pergerakan diagonal itu dan, dia (Beckham) berkomitmen untuk hal tersebut,” paparnya.

Ia kemudian menegaskan bahwa keberhasilan Beckham menuntaskan peluang menunjukkan kualitas eksekusi sekaligus kedisiplinan dalam menjalankan instruksi tim.

“Jadi itu menunjukkan kedisiplinan taktis dan hal itu berhasil baginya,” nilai Herdman.

Penilaian itu memperjelas bahwa Beckham tidak hanya tampil efektif secara statistik, tetapi juga memenuhi tuntutan taktik yang diinginkan pelatih. Dalam pertandingan seperti ini, pergerakan tanpa bola, pembacaan ruang, dan waktu masuk ke area serang menjadi elemen yang sangat menentukan.

Selain dua nama tersebut, Herdman juga menyoroti penampilan Dony Tri Pamungkas. Pemain muda itu tampil penuh selama 90 menit di posisi wing back kiri dan dinilai mampu menjaga performa di tengah tekanan pertandingan kandang.

Herdman menegaskan bahwa salah satu aspek yang ia amati dalam laga ini adalah kemampuan pemain menghadapi ekspektasi saat bermain di hadapan publik sendiri.

“Saya harus menilai siapa yang bisa menangani tekanan bermain di kandang, saya pikir itu penting,” ucap Herdman.

Dalam kerangka itu, Dony dinilai lulus dari ujian tersebut. Ia dianggap mampu bermain tenang, tetap disiplin, dan menunjukkan kematangan dalam menjalankan perannya di sisi lapangan.

“Apakah pemain muda seperti Dony Tri bisa menangani tekanan itu, dan saya pikir dia menunjukkannya malam ini bahwa dia bisa,” sebutnya.

Kemenangan atas Saint Kitts and Nevis menjadi sinyal awal yang positif bagi Indonesia di FIFA Series 2026. Hasil itu juga memperlihatkan bahwa Herdman mulai membentuk kerangka permainan yang mengandalkan kreativitas di lini depan, disiplin taktis di setiap lini, serta keberanian memberi ruang kepada pemain muda.

Bagi Timnas Indonesia, kemenangan ini bukan sekadar hasil laga pembuka. Pertandingan tersebut juga menjadi panggung awal untuk menunjukkan arah permainan baru di bawah Herdman, dengan Ole Romeny, Beckham Putra, dan Dony Tri Pamungkas tampil sebagai tiga nama yang paling menonjol pada malam itu.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.