Veda Ega Pratama Lolos ke Q2 Moto3 di Austin Amerika Serikat 2026, Jaga Tren Positif

Veda Ega Pratama Lolos ke Q2 Moto3 di Austin Amerika Serikat 2026, Jaga Tren Positif
Veda Ega Pratama bersama LCR Honda Asia
Ikhtisar
  • Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, memastikan diri lolos langsung ke Q2 kualifikasi Moto3 Amerika 2026.
  • Veda mengamankan posisi ke-14 pada sesi practice di Circuit of the Americas (COTA), Austin, setelah sempat berada dalam situasi rawan.
  • Hasil ini memperpanjang tren positif Veda setelah sebelumnya finis kelima di Thailand dan naik podium ketiga di Moto3 Brasil.

INFORMASI.COM, Jakarta - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan perkembangan yang menjanjikan di Moto3 musim 2026. Rider Honda Team Asia itu berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2 kualifikasi Moto3 Amerika Serikat setelah menutup sesi practice di posisi ke-14 di Circuit of the Americas (COTA), Austin.

Hasil tersebut terasa penting karena Veda datang ke Austin dengan tantangan yang tidak ringan. Sirkuit COTA merupakan lintasan baru baginya, sama seperti Sirkuit Internasional Ayrton Senna di Brasil yang juga belum pernah ia jajal sebelumnya.

Veda baru mengenal layout COTA secara langsung saat mengikuti track walk pada Kamis (26/3). Setelah itu, ia mulai memahami karakter lintasan saat menjalani sesi free practice pada Jumat, sebelum masuk ke sesi practice yang lebih menentukan untuk perebutan tiket langsung ke Q2.

Pada sesi free practice 1 (FP1) yang digelar Jumat (27/3/2026) malam WIB, Veda menempati posisi ke-15. Ia membukukan waktu 2 menit 15,953 detik, dengan selisih sekitar 1,7 detik dari Alvaro Carpe yang tampil sebagai pembalap tercepat.

Meski belum menembus barisan depan pada FP1, Veda menunjukkan peningkatan yang jelas ketika masuk ke sesi practice. Pembalap berusia 17 tahun itu mampu memangkas catatan waktunya secara signifikan dan tampil lebih kompetitif.

Veda kemudian mencatatkan waktu terbaik 2 menit 14,484 detik pada sesi practice. Catatan itu sempat membawanya melesat ke posisi kedua pada paruh pertama sesi, sebuah indikasi bahwa adaptasinya terhadap sirkuit berjalan cukup cepat.

Namun, situasi berubah saat practice memasuki fase akhir. Sejumlah pembalap lain mulai mempertajam catatan waktu, sementara Veda tidak lagi mampu memperbaiki lap terbaiknya.

Akibatnya, posisinya perlahan terdesak. Veda sempat berada di peringkat ke-13 menjelang akhir sesi, sebuah posisi yang belum sepenuhnya aman dalam persaingan tiket otomatis ke Q2.

Tekanan semakin terasa ketika Marco Morelli berhasil melesat pada detik-detik terakhir dan naik ke posisi kesembilan. Hasil itu membuat Veda turun ke urutan ke-14, batas akhir zona aman untuk langsung lolos ke Q2.

Meski demikian, tidak ada lagi pembalap yang mampu menyalip catatan waktu Veda setelah itu. Situasi tersebut memastikan pembalap Honda Team Asia itu tetap bertahan di posisi ke-14 dan resmi mengamankan slot ke Q2 Moto3 Amerika 2026.

Pencapaian itu menjadi salah satu hasil penting bagi Veda, mengingat ia menjalani akhir pekan ini di lintasan yang benar-benar baru. Dalam konteks pembalap muda yang masih terus membangun pengalaman di level dunia, kemampuan beradaptasi cepat seperti ini menjadi modal yang sangat berharga.

Selain itu, hasil di Austin juga memperlihatkan konsistensi performa Veda pada awal musim. Ia tidak hanya sekadar tampil kompetitif, tetapi juga mampu menjaga level performa di tengah tantangan teknis dan tekanan sesi kualifikasi.

Tren positif Veda memang sudah terlihat sejak awal musim. Pada seri pembuka Moto3 Thailand, ia berhasil finis di posisi kelima dan langsung mencuri perhatian.

Setelah itu, Veda kembali mencatat hasil menonjol di Moto3 Brasil. Ia finis di posisi ketiga dan mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium pada balapan berlabel kejuaraan dunia.

Dengan bekal dua hasil itu, lolosnya Veda ke Q2 di Moto3 Amerika menjadi lanjutan yang logis dari performa yang terus menanjak. Ia kini memiliki kesempatan untuk memburu posisi start yang lebih baik dan membuka peluang tampil kompetitif dalam balapan utama.

Keberhasilan Veda juga mendapat sorotan dari timnya. Honda Team Asia menegaskan bahwa pembalap muda Indonesia itu sukses mengamankan tempat terakhir yang tersedia untuk langsung melaju ke Q2.

“Veda Pratama berhasil mengamankan slot terakhir ke Q2,” tulis akun Instagram resmi Honda Team Asia.

Pernyataan itu menegaskan betapa ketatnya persaingan di sesi practice Moto3 Amerika 2026. Dalam kondisi seperti itu, bertahan di batas akhir zona lolos tetap menjadi hasil yang sangat berarti.

Kini, tantangan berikutnya bagi Veda adalah memaksimalkan sesi Q2. Jika mampu kembali memperbaiki catatan waktunya, ia berpeluang meraih posisi start yang lebih kompetitif untuk menjaga asa melanjutkan tren positif di Moto3 musim ini.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.