- • Jorge Martin merebut kemenangan Tissot Sprint MotoGP Amerika Serikat 2026.
- • Martin menang usai menyalip Francesco Bagnaia pada lap terakhir di COTA. Pedro Acosta finis ketiga.
- • Balapan penuh insiden, termasuk kecelakaan Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio saat berebut posisi di Tikungan 12.
INFORMASI.COM, Jakarta - Jorge Martin akhirnya kembali merasakan kemenangan dalam balapan Sprint MotoGP setelah menjuarai Tissot Sprint pada putaran ketiga Red Bull Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA), Sabtu (28/3/2026) waktu setempat.
Kemenangan ini terasa emosional bagi pembalap Aprilia Racing tersebut setelah 511 hari berjuang memulihkan diri dari cedera berat yang melibatkan 27 patah tulang dan lima operasi.
Balapan singkat itu tidak hanya menyajikan duel di barisan depan, tetapi juga drama besar yang melibatkan Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Di tengah tensi tinggi sejak lap pembuka, Martin mampu menjaga ritme, memanfaatkan momentum, lalu membalikkan keadaan pada lap terakhir untuk menyalip Francesco Bagnaia dan mengunci kemenangan.
Pada awal lomba, Bagnaia yang memulai dari baris depan langsung mengambil alih pimpinan balapan meski Jorge Martin hanya start dari posisi keenam. Pembalap Ducati Lenovo Team itu segera memimpin rombongan depan, diikuti Pedro Acosta, Fabio Di Giannantonio, dan Marc Marquez.
Sementara itu, dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, sempat berada di luar tiga besar pada fase awal. Namun, situasi lomba berubah cepat saat rombongan memasuki Tikungan 12.
Marc Marquez mencoba melancarkan manuver menyalip Di Giannantonio. Upaya agresif itu justru berujung petaka. Marquez terjatuh dan menyeret Di Giannantonio ke insiden yang sama. Keduanya masih sempat kembali melanjutkan balapan, tetapi insiden tersebut langsung mengubah peta persaingan di barisan depan.
Setelah dua nama itu tersingkir dari perebutan podium, Bagnaia terlihat berada dalam kendali. Ia sempat menjaga jarak aman dari para pengejar. Namun, Martin mulai memperlihatkan kecepatan yang lebih stabil dari lap ke lap.
Momentum Martin datang pada Lap 4. Ia melewati Joan Mir di Tikungan 1, lalu segera mengincar Pedro Acosta. Tidak lama setelah itu, pembalap berjuluk Martinator tersebut berhasil mengambil alih posisi Acosta dan naik ke urutan kedua dalam perebutan efektif menuju barisan depan.
Di belakangnya, Marco Bezzecchi juga menunjukkan laju kompetitif. Pada lap berikutnya, Bezzecchi melewati Joan Mir untuk naik ke posisi keempat. Ia lalu melanjutkan tekanan dengan menyalip Acosta pada Lap 6 untuk merebut posisi ketiga.
Saat itu, Bezzecchi mulai memangkas jarak dengan Martin. Duel dua pembalap Aprilia itu sempat memberi keuntungan bagi Bagnaia karena sang pemimpin lomba bisa sedikit bernapas lebih lega di depan.
Akan tetapi, jalannya Sprint kembali berubah ketika balapan memasuki fase penentuan.
Pada Lap 7, Bezzecchi berhasil mengambil alih posisi kedua dari Martin. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Satu lap kemudian, Bezzecchi justru terjatuh di Tikungan 11 dan gagal melanjutkan tekanannya ke barisan depan.
Kecelakaan Bezzecchi membuka jalan bagi Martin untuk kembali fokus mengejar Bagnaia. Dengan sisa lap yang semakin menipis, pembalap Aprilia itu terus menempel ketat hingga akhirnya mendapatkan kesempatan emas pada lap terakhir.
Martin tidak menyia-nyiakan momen tersebut. Ia menyalip Bagnaia pada putaran penutup dan mengamankan kemenangan Sprint yang sangat penting, baik secara hasil maupun secara emosional.
Bagnaia pun harus puas finis di posisi kedua setelah sempat memimpin sebagian besar jalannya lomba. Sementara itu, Pedro Acosta mengakhiri balapan di posisi ketiga, meski hasilnya masih menunggu perkembangan karena ia sedang berada dalam investigasi atas dugaan pelanggaran tekanan ban.
Di belakang tiga besar, Enea Bastianini finis di posisi keempat. Alex Marquez menutup Sprint di urutan kelima, diikuti Luca Marini di posisi keenam.
Ai Ogura berhasil mengamankan posisi ketujuh, lalu disusul Raul Fernandez dan Johann Zarco yang sama-sama masuk zona poin.
Sementara itu, Marc Marquez pada akhirnya hanya mampu menyelesaikan Sprint di posisi ke-17. Berbeda dengan Marquez, Fabio Di Giannantonio memilih masuk pit dan tercatat gagal finis. Hasil itu menjadi DNF pertama bagi Di Giannantonio dalam balapan Sprint musim ini.
Selain Di Giannantonio, dua rookie juga gagal menuntaskan lomba. Toprak Razgatlioglu dan Diogo Moreira sama-sama tidak mencapai garis finis dalam balapan yang berlangsung penuh drama tersebut.
Kemenangan ini menjadi sinyal penting bagi Jorge Martin dan Aprilia Racing. Setelah melewati masa pemulihan panjang, Martin tidak sekadar kembali ke lintasan, tetapi juga langsung menunjukkan bahwa ia masih sanggup bertarung di level tertinggi.
Hasil Sprint MotoGP Amerika Serikat 2026 di COTA
- 1.Jorge Martin
- 2.Francesco Bagnaia
- 3.Pedro Acosta
- 4.Enea Bastianini
- 5.Alex Marquez
- 6.Luca Marini
- 7.Ai Ogura
- 8.Raul Fernandez
- 9.Johann Zarco
- 10.Joan Mir