- • Marco Bezzecchi tampil dominan untuk memenangi MotoGP Amerika Serikat 2026 di Austin.
- • Aprilia menguasai sirkuti di Austin segelah Jorge Martin mampu finish di posisi kedua.
- • Sementara Pedro Acosta menutup balapan di podium ketiga, dan Marc Marquez harus puas di posisi kelima.
INFORMASI.COM, Jakarta - Marco Bezzecchi melanjutkan performa impresifnya pada awal musim MotoGP 2026 dengan merebut kemenangan di Red Bull Grand Prix Amerika yang digelar di Austin, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026). Pembalap Aprilia Racing itu tampil dominan sejak lap pembuka hingga garis finis untuk mengamankan kemenangan penting yang sekaligus mengokohkan posisinya ke puncak klasemen sementara pembalap MotoGP.
Bagi Aprilia, akhir pekan di Austin menjadi salah satu yang paling sempurna sejauh musim ini berjalan. Selain kemenangan Bezzecchi, Jorge Martin juga kembali naik podium Grand Prix usai menyelesaikan balapan di posisi kedua. Sementara itu, Pedro Acosta membawa Red Bull KTM Factory Racing finis ketiga setelah sempat menebus hasil kurang maksimal akibat penalti tekanan ban saat Sprint.
Jalannya Balapan
Sejak lampu start padam, balapan langsung berjalan agresif. Pedro Acosta melesat paling cepat dan merebut posisi terdepan di tikungan awal. Di belakangnya, Bezzecchi segera menempel di posisi kedua, disusul Jorge Martin, Marc Marquez, dan Fabio Di Giannantonio.
Tekanan pertama datang saat rombongan pembalap melesat keluar dari Tikungan 11 menuju back straight. Bezzecchi melancarkan manuver untuk menyerang Acosta. Duel itu memicu kontak antarkeduanya dan membuat aero belakang motor bernomor 72 milik Bezzecchi terlepas. Pada saat yang sama, Marc Marquez justru kehilangan beberapa posisi dan turun ke urutan ketujuh.
Meski sempat terlibat insiden kecil, Bezzecchi tetap mampu menjaga momentum. Menjelang akhir lap pertama, ia mengambil alih posisi terdepan dan sejak saat itu tidak lagi memberi celah berarti kepada para pesaingnya.
Acosta sempat mencoba bertahan dalam jarak aman sambil menjaga peluang mengejar, tetapi kecepatan Bezzecchi terlalu sulit dijangkau. Di sisi lain, Jorge Martin perlahan mulai mendekat dan menekan Acosta dalam perebutan posisi kedua.
Martin sempat mengalami satu momen yang nyaris merugikan. Namun, pembalap yang dijuluki Martinator itu tetap bisa menyelamatkan situasi dan kembali menemukan ritme balapnya. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil ketika Acosta melakukan kesalahan di Tikungan 1 pada tujuh lap terakhir. Martin memanfaatkan celah tersebut untuk merebut posisi kedua.
Di depan, Bezzecchi terus memperlebar jarak dengan balapan yang relatif nyaman. Persaingan yang lebih panas justru terjadi di kelompok tengah, terutama dalam perebutan posisi lima besar.
Ai Ogura sempat membuka peluang besar bagi Aprilia untuk menempatkan dua motor di podium. Pembalap Jepang itu tampil kompetitif dan terus menjaga posisinya di kelompok depan. Namun, harapan itu buyar setelah masalah teknis muncul ketika balapan menyisakan enam lap, yang membuatnya gagal menyelesaikan lomba.
Setelah Ogura keluar dari persaingan, fokus beralih ke duel sengit antara Marc Marquez, Enea Bastianini, dan Francesco Bagnaia. Marc Marquez yang sebelumnya menjalani Long Lap Penalty sempat tercecer hingga posisi ke-11, tetapi ia mampu bangkit dan kembali masuk ke pertarungan papan atas.
Upaya Marquez untuk merangsek ke depan tidak berjalan mudah. Enea Bastianini memberi perlawanan keras dan beberapa kali terlibat aksi saling salip dengan pembalap Ducati Lenovo Team tersebut. Sementara itu, Bagnaia yang semula berada dalam kelompok duel itu justru mulai kehilangan ritme di lap-lap akhir. Kondisinya makin sulit setelah disalip Alex Marquez.
Pada akhirnya, Bezzecchi menuntaskan balapan dengan kemenangan meyakinkan. Ia finis terdepan dengan selisih lebih dari dua detik atas Jorge Martin. Pedro Acosta mengamankan podium ketiga setelah mampu menjaga posisinya hingga finis.
Fabio Di Giannantonio menyelesaikan balapan di posisi keempat setelah menjalani sebagian besar lomba tanpa tekanan besar dari rival di sekitarnya. Marc Marquez menutup balapan di urutan kelima setelah bangkit dari penalti, diikuti Enea Bastianini di posisi keenam dan Alex Marquez di peringkat ketujuh.
Di belakang mereka, Raul Fernandez finis kedelapan, disusul Luca Marini di posisi kesembilan. Francesco Bagnaia harus puas menutup balapan di urutan ke-10 setelah kehilangan daya saing pada fase akhir lomba.
Kemenangan di Austin membuat Marco Bezzecchi kembali memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan total 81 poin. Ia unggul empat poin atas rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin. Sementara itu, Marc Marquez naik ke posisi kelima klasemen dengan selisih 36 poin dari puncak. Raul Fernandez juga ikut naik dan kini menempati posisi keenam.
Tak hanya penting untuk klasemen, kemenangan ini juga mempertegas performa luar biasa Bezzecchi pada awal musim. Ia menjadi salah satu pembalap yang terus menjaga konsistensi di setiap seri dan kini menempatkan dirinya sebagai figur utama dalam perburuan gelar MotoGP 2026.
Hasil Lengkap MotoGP Amerika Serikat 2026
- 1.Marco Bezzecchi (Aprilia Racing): 40:50.653
- 2.Jorge Martin (Aprilia Racing): +2.036
- 3.Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing): +4.497
- 4.Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46): +6.972
- 5.Marc Marquez (Ducati Lenovo Team): +8.100
- 6.Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3): +8.243
- 7.Alex Marquez (BK8 Gresini): +11.253
- 8.Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP): +13.129
- 9.Luca Marini (Honda HRC Castrol): +14.544
- 10.Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team): +14.544
- 11.Fermin Aldeguer (BK8 Gresini): +21.063
- 12.Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing): +22.062
- 13.Diogo Moreira (Pro Honda LCR): +22.201
- 14.Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46): +24.371
- 15.Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha): +25.549
- 16.Jack Miller (Prima Pramac Yamaha): +26.309
- 17.Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha): +27.136
- 18.Alex Rins (Monster Energy Yamaha): +38.701
DNS (Gagal menyelesaikan balapan):
- •Johann Zarco (Castrol Honda LCR)
- •Ai Ogura (Trackhouse MotoGP)
- •Joan Mir (Honda HRC Castrol)