Hasil Moto2 AS 2026: Pembalap Indonesia Mario Aji Gagal Finis di COTA usai Crash

Hasil Moto2 AS 2026: Pembalap Indonesia Mario Aji Gagal Finis di COTA usai Crash
Mario Aji, pembalap Indonesia yang menjalani Moto2 2026. Foto: MotoGP
Ikhtisar
  • Mario Aji gagal menyelesaikan balapan Moto2 Amerika Serikat 2026 setelah terjatuh pada dua lap terakhir saat masih berjuang di zona poin.
  • Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu sempat bertarung dengan Adrian Huertas sebelum insiden mengakhiri peluangnya membawa pulang angka.
  • Senna Agius keluar sebagai pemenang di COTA, mengungguli Celestino Vietti, sementara Izan Guevara melengkapi podium.

INFORMASI.COM, Jakarta - Pembalap Indonesia Mario Aji gagal menuntaskan balapan Moto2 Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Texas, Minggu waktu setempat atau Senin WIB. Saat peluang meraih poin masih terbuka, Mario justru mengalami kecelakaan pada fase akhir balapan dan harus mengakhiri lomba lebih cepat.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi pembalap Idemitsu Honda Team Asia, karena sepanjang balapan ia sempat bertahan cukup lama di area yang berpotensi menghasilkan poin. Namun, insiden pada dua lap terakhir membuat seluruh kerja kerasnya di Austin berakhir tanpa hasil. Dampak dari kegagalan finis itu juga langsung terasa di klasemen sementara, karena Mario kini turun ke peringkat ke-19.

Sejak awal lomba, balapan Moto2 di Austin sudah langsung menghadirkan dinamika tinggi. Alonso Lopez membuka jalannya balapan dengan memimpin di depan, sementara Barry Baltus dan Celestino Vietti menempel ketat di belakangnya.

Situasi balapan kemudian memanas setelah insiden terjadi di Tikungan 1. Kecelakaan itu melibatkan pemuncak klasemen Dani Holgado dari CFMOTO Power Electronics Aspar Team dan pembalap tuan rumah Joe Roberts dari OnlyFans American Racing Team. Insiden tersebut langsung mengubah peta persaingan di kelompok depan.

Setelah fase awal yang sibuk, Alonso Lopez sempat kembali mengendalikan balapan. Ia beberapa kali terlibat duel dengan Barry Baltus pada lap-lap pembuka, tetapi situasinya berubah ketika kesalahan sendiri membuatnya keluar dari jalur perebutan kemenangan.

Baltus pun tidak sepenuhnya diuntungkan oleh situasi tersebut. Pembalap REDS Fantic Racing itu justru kehilangan momentum setelah dijatuhi Long Lap Penalty akibat manuver perpindahan posisi yang dinilai tidak aman. Hukuman itu membuat susunan pembalap terdepan kembali berubah dan membuka peluang bagi nama lain untuk masuk ke persaingan teratas.

Di tengah perubahan itu, Senna Agius mulai tampil sebagai penantang serius. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP perlahan membangun ritme dan masuk ke jalur perebutan kemenangan. Namun, usahanya tidak berjalan mulus karena Celestino Vietti terus membayangi dengan jarak sangat rapat.

Memasuki bagian akhir balapan, duel dua pembalap ini menjadi fokus utama. Vietti bahkan sempat mengambil alih posisi terdepan menjelang tiga lap terakhir, membuat persaingan menuju garis finis semakin terbuka.

Agius tidak kehilangan respons. Pada dua lap terakhir, pembalap asal Australia itu merebut kembali posisi pertama dan mulai berusaha membangun jarak. Tekanan Vietti tetap datang hingga lap penutup, tetapi Agius mampu menjaga ritme dan menutup balapan sebagai pemenang. Izan Guevara dari BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 kemudian mengamankan posisi ketiga untuk melengkapi podium.

Di tengah pertarungan pembalap papan atas itu, Mario Aji sebenarnya masih menyimpan peluang untuk mencuri hasil positif. Ia bertahan cukup lama di zona poin dan sempat terlibat duel dengan Adrian Huertas dari Italtrans Racing Team.

Posisi itu membuat Mario berada dalam jalur yang menjanjikan untuk membawa pulang tambahan poin penting dari seri Amerika Serikat. Akan tetapi, ketika balapan memasuki fase krusial, nasib berkata lain.

Mario terjatuh pada dua lap terakhir dan tidak mampu melanjutkan balapan hingga finis. Insiden tersebut langsung menutup peluangnya mencetak angka di Austin, sekaligus membuat akhir pekannya di COTA berujung pahit.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.