- • Persib Bandung menang dramatis atas Bali United pekan ke-27 Super League 2025/26 di Stadion GBLA, Minggu (12/4/2026).
- • Persib harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-65 akibat kartu merah Patricio Matricardi.
- • Tambahan tiga poin ini memperlebar jarak Persib dari kejaran Borneo FC di puncak klasemen menjadi selisih empat poin.
INFORMASI.COM, Jakarta - Kemeriahan tribune Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berubah menjadi lautan lega nan tegang ketika wasit meniup peluit panjang pada Minggu (12/4/2026) malam.
Persib Bandung berhasil melewati ujian berat dari tamunya, Bali United, dengan kemenangan tipis 3-2 dalam sebuah pertarungan yang menyajikan hujan gol. Bobotoh yang memenuhi GBLA patut tegang karena tuan rumah bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang diterima Matricardi di menit ke-65.
Kemenangan ini memastikan posisi Maung Bandung tetap nyaman di singgasana klasemen sementara Super League 2025/26. Dengan koleksi 64 poin, anak asuh Bojan Hodak kini menjaga jarak aman empat angka dari pesaing terdekat mereka, Borneo FC.
Babak Pertama: Insting Tajam Ramon Tanque
Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya dengan mengandalkan trisula Uilliam Barros Pereira, Berguinho, dan Ramon Tanque di lini depan. Bali United yang datang dengan misi mencuri poin pun tak gentar membalas tekanan.
Tensi pertandingan langsung memanas saat peluit kick-off dibunyikan. Jual beli serangan terjadi di sepertiga awal laga. Bali United bahkan seringkali merepotkan pertahanan tuan rumah.
Kebuntuan serangan Persib akhirnya pecah pada menit ke-29. Bermula dari build up dari sisi pertahanan, Federico Barba mampu mengirimkan umpan manja yang mengarah ke jantung pertahanan Bali United.
Ramon Souza menunjukkan superioritasnya dalam duel udara. Dengan lompatan tinggi mengalahkan pengawalan bek Bali United, tandukannya mampu mengecoh kiper Mike Hauptmeijer. GBLA bergemuruh, skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Persib.
Skema permainan tim tuan rumah berjalan sesuai instruksi Hodak. Kehadiran Marc Klok dan Luciano Guaycochea di lini tengah berhasil meredam agresivitas permainan tim tamu. Namun, memasuki menit-menit akhir babak pertama, intensitas serangan sedikit menurun seiring dengan pertahanan rapat Serdadu Tridatu.
Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Perlawanan Bali United
Memasuki babak kedua, Bojan Hodak langsung melakukan penyegaran taktik. Gelandang kreatif Thom Haye ditarik keluar dan posisinya digantikan oleh Adam Alis.
Pergantian ini terbukti menyuntikkan energi baru pada aliran bola Persib. Inisiatif penyerangan langsung digencarkan.
Hasilnya tidak butuh waktu lama. Pada menit ke-53, Berguinho nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, arah bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Hauptmeijer.
Semenit berselang, tepatnya di menit ke-55, publik tuan rumah kembali bersorak. Sebuah tendangan Eliano Reijnders yang berhasil diblok kiper lawan, mampu disambar Luciano Guaycochea. Sontekan tak mampu dihalau kipert Bali United yang sudah kalah langkah. Kedudukan menjadi 2-0.
Momentum Persib terusik oleh insiden krusial di menit ke-65. Bek tangguh Patricio Matricardi terpaksa diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran di depan kotak penalti Maung Bandung.
Situasi unggul jumlah pemain ini coba dimaksimalkan oleh Bali United untuk mengambil alih kendali permainan.
Hodak merespons situasi darurat itu dengan melakukan dua pergantian sekaligus pada menit ke-68. Frans Putros dan Sergio Castel dimasukkan untuk menambal lubang di pertahanan dan menjaga keseimbangan tim.
Meski tampil pincang, Maung Bandung sempat mengancam lewat skema sepak pojok Klok yang ditanduk Berguinho. Kurang beruntung, bola tandukan Berguinho hanya mengenai mistar gawang.
Akhir Laga yang Mendebarkan
Dengan keunggulan pemain, Bali United meningkatkan intensitas tekanan secara signifikan. Lini belakang Persib bekerja ekstra keras meredam agresivitas Yachida dan rekan-rekan. Kiper Teja Paku Alam pun tampil gemilang di bawah mistar, termasuk saat menepis tendangan jarak jauh Joao Ferrari pada menit ke-77.
Meski demikian, gawang Persib akhirnya jebol juga. Pada menit ke-80, sebuah eksekusi tendangan bebas terukur dari Teppei Yachida berhasil merobek jala Teja Paku Alam. Skor berubah menjadi 2-1, memicu ketegangan di seluruh sudut stadion.
Bali United kian percaya diri. Beruntung bagi Persib, dewi fortuna masih berpihak ketika tendangan jarak jauh Irfan Jaya pada menit ke-84 kembali membentur tiang gawang.
Di tengah gempuran yang kian deras, Persib justru berhasil mencuri gol ketiga.
Pada menit ke-87, memanfaatkan umpan matang dari situasi bola mati, Federico Barba melesakkan tandukan keras yang tak mampu dijangkau Hauptmeijer. Gol ketiga ini membuat GBLA kembali meledak, skor menjadi 3-1.
Bojan Hodak memasukkan Layvin Kurzawa untuk mempertebal sektor bek kiri. Namun, justru sebuah skema ofensif Bali malah merobek lagi jala gawang Teja.
Di menit tambahan waktu babak kedua (90+2), Jordi Bruijn berhasil memperkecil ketertinggalan Bali United menjadi 3-2, hasil umpan manis Yachida.
Sisa waktu yang ada tak mampu lagi dimanfaatkan tim tamu untuk menyamakan kedudukan. Hingga peluit panjang berbunyi, Maung Bandung berhasil mengamankan tiga poin penuh dalam laga yang menguras emosi tersebut.