- • Pemain Memphis Grizzlies Brandon Clarke meninggal dunia pada usia 29 tahun di Amerika Serikat.
- • Kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab kematian, termasuk dugaan overdosis narkoba setelah ditemukan peralatan terkait narkoba di lokasi kejadian.
- • NBA, Memphis Grizzlies, dan Komisaris NBA Adam Silver menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sang pemain.
INFORMASI.COM, Jakarta - Dunia bola basket NBA berduka setelah pemain Memphis Grizzlies, Brandon Clarke, meninggal dunia pada usia 29 tahun. Kabar duka itu dikonfirmasi langsung oleh klubnya melalui pernyataan resmi pada Selasa (12/5/2026) waktu Amerika Serikat.
Memphis Grizzlies menyatakan kehilangan besar atas wafatnya pemain yang telah menjadi bagian penting tim sejak direkrut pada NBA Draft 2019 tersebut.
“Kami sangat berduka atas kehilangan tragis Brandon Clarke. Brandon adalah rekan satu tim yang luar biasa dan pribadi yang lebih baik lagi, yang pengaruhnya terhadap organisasi dan komunitas Memphis yang lebih luas tidak akan terlupakan. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga dan orang-orang terkasihnya selama masa sulit ini,” tulis Grizzlies dalam pernyataannya.
Menurut laporan NBC Los Angeles, paramedis menerima panggilan darurat menuju sebuah rumah di kawasan San Fernando Valley pada Senin malam (11/5) waktu setempat. Petugas kemudian menemukan Clarke sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Media tersebut melaporkan aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian Clarke. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan overdosis narkoba setelah petugas menemukan sejumlah peralatan terkait narkoba di rumah tersebut.
“Barang-barang terkait narkoba ditemukan di rumah tersebut, dan insiden ini sedang diselidiki sebagai kemungkinan overdosis. Otopsi akan dilakukan untuk menentukan penyebab dan cara kematian Clarke. Clarke baru-baru ini ditangkap di Arkansas atas tuduhan termasuk ngebut dan kepemilikan zat terlarang,” lapor NBC News.
Brandon Clarke memulai karier NBA setelah direkrut pada putaran pertama NBA Draft 2019 dari Gonzaga. Oklahoma City Thunder sempat memilih Clarke dalam draft tersebut sebelum akhirnya menukarnya ke Memphis Grizzlies.
Sejak saat itu, Clarke menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Grizzlies dan menjadi salah satu pemain yang cukup konsisten di lini depan tim. Ia juga masuk dalam NBA All-Rookie Team musim 2019-2020.
Karier Clarke sempat terganggu cedera serius setelah mengalami cedera tendon Achilles pada Maret 2023. Cedera tersebut membuat menit bermainnya berkurang drastis dalam dua musim terakhir.
Pada musim 2024-2025, Clarke masih tampil dalam 64 pertandingan bersama Grizzlies. Namun, masalah lutut dan betis membuatnya hanya bermain dua kali sepanjang musim 2025-2026 setelah sebelumnya menjalani operasi lutut.
Komisaris NBA Adam Silver turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Clarke. Silver menyebut Clarke sebagai figur penting di ruang ganti Memphis Grizzlies.
“Kami sangat terpukul mendengar kabar meninggalnya Brandon Clarke. Sebagai salah satu anggota Grizzlies yang paling lama bergabung, Brandon adalah rekan setim dan pemimpin yang dicintai, yang bermain dengan semangat dan kegigihan yang luar biasa. Doa dan simpati kami bersama keluarga, teman, dan organisasi Grizzlies,” kata Adam Silver.