Rizky Ridho Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Rizky Ridho Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
Rizky Ridho, kapten Timnas Indonesia.
Ikhtisar
  • Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A.
  • Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho meminta maaf kepada suporter setelah Garuda kembali gagal meraih gelar juara turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut.
  • Indonesia selanjutnya akan mengalihkan fokus ke FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan menjadi agenda berikutnya pada 24 September 2026.

INFORMASI.COM, Jakarta - Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 lebih cepat setelah gagal menembus semifinal. Kapten skuad Garuda Rizky Ridho menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar atas hasil yang diraih timnya.

Indonesia memastikan tersingkir setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB.

Garuda sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semifinal. Indonesia sempat membuka harapan setelah Ragnar Oratmangoen mencetak gol pada awal babak kedua.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Singapura menyamakan kedudukan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-66. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan selesai.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan tujuh poin. Perolehan itu berada di bawah Vietnam yang mengoleksi 10 poin dan Singapura dengan delapan poin, dua tim yang berhak melaju ke semifinal.

Rizky Ridho Akui Indonesia Belum Tampil Maksimal

Setelah pertandingan, Rizky Ridho mengakui Timnas Indonesia belum menunjukkan permainan terbaik saat menghadapi Singapura. Bek Persib Bandung tersebut memahami kekecewaan suporter yang kembali melihat Garuda gagal meraih gelar Piala AFF.

"Tentunya kami kecewa, otomatis suporter juga pasti lebih kecewa dari kami. Jadi saya mohon maaf mewakili Timnas Indonesia," kata Rizky Ridho usai laga Singapura vs Indonesia.

Menurut Ridho, evaluasi menjadi langkah penting bagi tim untuk memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi agenda berikutnya.

"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA ASEAN Cup yang terdepan," ujarnya.

Kegagalan di Piala AFF 2026 kembali memperpanjang penantian Indonesia untuk meraih trofi utama sepak bola Asia Tenggara. Sejak edisi perdana pada 1996, Garuda belum pernah menjadi juara turnamen tersebut.

Pencapaian terbaik Indonesia di Piala AFF masih berupa enam kali menjadi runner-up, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Fokus Beralih ke FIFA ASEAN Cup

Pada Piala AFF 2026, Indonesia memang tidak membawa skuad terbaiknya. Tim Garuda menggunakan komposisi pemain yang disiapkan untuk menghadapi sejumlah agenda lain.

Setelah tersingkir dari turnamen regional tersebut, Indonesia akan mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup edisi perdana yang dijadwalkan berlangsung mulai 24 September 2026.

Turnamen tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Timnas Indonesia untuk menguji perkembangan tim sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional lainnya.

Bagi Rizky Ridho dan rekan-rekannya, kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi bahan evaluasi agar Indonesia dapat tampil lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.