- • EMTEK Group kembali dipercaya sebagai official broadcaster BRI Super League 2026/27 setelah menjadi bagian dari penyiaran kompetisi sejak 2018.
- • Direktur Emtek Media, Harsiwi Achmad, menyebut BRI Super League memiliki posisi yang sesuai dengan ekosistem media Emtek.
- • Indosiar akan menjadi salah satu kanal utama penayangan BRI Super League.
INFORMASI.COM, Jakarta - Emtek Group kembali mengambil peran sebagai official broadcaster BRI Super League untuk musim 2026/27. Kerja sama tersebut memastikan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia kembali hadir melalui jaringan media Emtek setelah perusahaan itu terlibat dalam penyiaran liga sejak 2018.
Kepastian tersebut disampaikan dalam seremoni dan konferensi pers BRI Super League 2026/27 yang digelar BRI, I.League, dan Emtek Group di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad mengatakan Emtek telah menyiapkan ekosistem medianya untuk menyambut kembali pertandingan BRI Super League. Menurut dia, karakter kompetisi sepak bola tersebut sesuai dengan posisi yang ingin ditempati Emtek di industri penyiaran.
“Betapa besarnya BRI Super League ini memang betul sekali. Kita memang di TV sedang menunggu-nunggu karena ini mulainya itu agak lambat. Biasanya kan Agustus, tapi kita mulai tahun ini pada September,” ujar Harsiwi.
Baca Juga
Ferry Paulus Klaim Liga Indonesia Jadi Liga Nomor 1 di ASEAN, Bidik 10 Besar Asia
Olahraga
Musim 2026/27 memang akan dimulai pada September, berbeda dari pola sebelumnya yang biasanya berlangsung mulai Agustus. Meski demikian, Harsiwi menilai perubahan waktu tersebut tidak mengubah kecocokan kompetisi dengan ekosistem media Emtek.
“Namun sebenarnya kalau dari sisi environment itu BRI Super League itu mendapat tempat yang sangat pas dengan Emtek Media sebagai official broadcaster,” katanya.
Dalam ekosistem tersebut, Indosiar akan menjadi salah satu kanal utama untuk menghadirkan pertandingan kepada masyarakat. Harsiwi memaparkan capaian kepemirsaan stasiun televisi tersebut sebagai salah satu alasan kuat untuk menempatkan kompetisi di sana.
“Kalau kita lihat lagi month by month di tahun ini audience share Indosiar itu juga berada di posisi sangat atas, yaitu 19 persen,” ungkap Harsiwi.
Ia mengatakan performa kepemirsaan Indosiar tetap tinggi baik ketika menayangkan sepak bola maupun ketika tidak ada pertandingan. Kondisi tersebut, menurut Harsiwi, membuat penempatan BRI Super League di Indosiar menjadi lebih mudah dari sisi kepemirsaan.
“Jadi kalau pada saat ada sepak bola tetap tinggi, tidak ada bola juga tetap tinggi. Jadi sekarang ini audience share-nya Indosiar 19 persen,” ujarnya.
Baca Juga
Head to Head Masih Jadi Penentu Awal Klasemen BRI Superleague 2026/2027
Olahraga
Harsiwi kemudian menilai kehadiran BRI Super League di Indosiar akan menempatkan kompetisi pada kanal yang sudah memiliki basis penonton kuat.
“Jadi kalau nanti BRI Super League ada di Indosiar itu sebenarnya kompetisinya sudah ringan, karena sudah di tempat yang sangat pas,” katanya.
Kembalinya Emtek juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ia menilai media memiliki posisi penting dalam membangun ekosistem sepak bola bersama operator kompetisi, klub, wasit, dan sponsor.
“Dan kita ini negara sepak bola. Artinya, kita tidak mungkin membangun sepak bola ini secara sendiri-sendiri. Kita ini stakeholder harus bersatu,” ujar Erick.
Sementara itu, Direktur Utama I.League Ferry Paulus menyebut kerja sama dengan Emtek menjadi bagian dari perjalanan perkembangan kompetisi Indonesia. Ia juga mengaitkannya dengan pertumbuhan jumlah penonton yang terus berkembang.
Bagi penyelenggara, kembalinya Emtek menjadi broadcaster resmi bukan sekadar persoalan distribusi pertandingan. Jaringan media menjadi salah satu jalur utama agar BRI Super League dapat menjangkau penonton secara luas sepanjang musim 2026/27.
Kerja sama I.League, BRI, PSSI, dan Emtek kemudian menjadi bagian dari persiapan kompetisi musim baru. BRI Super League 2026/27 akan memasuki musim berikutnya dengan dukungan sponsor dan penyiaran yang kembali melibatkan pemain utama dalam industri sepak bola dan media nasional.
Baca Juga
Persib Lolos ACL Two 2026/27, Igor Tolic Alihkan Fokus Lawan PSM Makassar di Liga Super
Olahraga