- • Real Betis sukses mengamankan kemenangan dramatis 3-2 atas tamunya, FC Porto, pada lanjutan fase liga Liga Champions di Estadio Olímpico de La Cartuja.
- • Sempat memimpin lalu tertinggal 1-2 di babak kedua, skuad tuan rumah bangkit melalui gol Cucho Hernandez dan penalti penentu dari sang kapten, Isco.
- • Hasil ini mengakhiri puasa kemenangan kandang Betis di Liga Champions selama lebih dari 20 tahun, sekaligus menjaga rekor 6 poin sempurna dari dua laga pembuka.
INFORMASI.COM, Jakarta - Drama menegangkan mewarnai jalannya laga saat wakil Spanyol, Real Betis, menjamu raksasa Portugal, FC Porto, pada pertandingan matchday kedua fase liga UEFA Champions League di Estadio Olímpico de La Cartuja, Kamis dini hari WIB. Melalui pertarungan sengit yang diwarnai aksi saling berbalas gol di babak kedua, tuan rumah sukses mengunci kemenangan comeback dengan skor 3-2.
Pertandingan sejatinya berjalan sangat alot di paruh pertama. Real Betis sempat membuat publik tuan rumah bersorak, namun euforia tersebut harus terhenti lantaran wasit menganulir gol usai melakukan peninjauan Video Assistant Referee (VAR). Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga para pemain masuk ke ruang ganti.
Memasuki babak kedua, tensi permainan meningkat drastis. Abde Ezzalzouli akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-47 untuk membawa Betis memimpin 1-0. Namun, keunggulan tersebut memicu perlawanan agresif dari kubu tim tamu. Hanya dalam rentang waktu empat menit, FC Porto secara mengejutkan mampu membalikkan keadaan menjadi 1-2 lewat dua gol beruntun yang dilesakkan oleh Gabri Veiga pada menit ke-55 dan Samu Aghehowa pada menit ke-59.
Berada dalam posisi tertinggal di hadapan publik sendiri tidak meruntuhkan mentalitas skuad tuan rumah. Betis merespons dengan terus menggempur barisan pertahanan Porto. Kerja keras tersebut membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika Cucho Hernandez sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Puncak kebangkitan dan gemuruh di La Cartuja akhirnya terjadi pada menit ke-84. Sang kapten, Isco, tampil sebagai pahlawan dengan mengeksekusi tendangan penalti secara dingin untuk mengunci kemenangan dramatis 3-2 bagi Real Betis.
Kemenangan ini memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi publik Sevilla. Pasalnya, ini merupakan kemenangan kandang perdana Real Betis di ajang Liga Champions dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun terakhir. Tambahan tiga poin ini juga memastikan Betis melaju mulus dengan koleksi 6 poin sempurna dari dua pertandingan awal. Sebaliknya, FC Porto harus rela pulang dengan tangan hampa dan masih tertahan tanpa poin usai menelan kekalahan di dua laga pembuka fase liga musim ini.