- • PSM Makassar sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas tamunya Persebaya Surabaya berkat gol bunuh diri bek lawan, Yuran Fernandes, pada menit ke-74.
- • Masa perpanjangan waktu (injury time) menyajikan drama menegangkan ketika striker Persebaya, Alex Martins, gagal menuntaskan dua kali eksekusi penalti, disusul kartu merah untuk bek PSM Agung Mannan pada menit 90+4.
- • Raihan tiga poin penuh ini mendongkrak PSM naik ke peringkat 10 klasemen sementara dengan 9 poin, menempel ketat Persebaya yang berada tepat di atasnya di urutan ke-9 dengan 8 poin.
INFORMASI.COM, Jakarta - PSM Makassar sukses mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 1-0 pada laga lanjutan kompetisi liga domestik. Pertandingan sengit yang diwarnai berbagai drama memuncak di masa tambahan waktu ini berhasil diselesaikan lewat keuntungan gol bunuh diri pemain lawan.
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit sepak mula dibunyikan. Kedua kesebelasan saling melancarkan serangan dan memperagakan pertahanan solid di area pertahanan masing-masing. Rapatnya barisan belakang membuat paruh pertama dan sebagian besar babak kedua berlalu tanpa adanya gol yang tercipta.
Kebuntuan di atas lapangan akhirnya pecah secara dramatis ketika laga memasuki menit ke-74. Pemain belakang Persebaya Surabaya, Yuran Fernandes, melakukan kesalahan antisipasi yang berujung fatal. Sentuhannya secara tidak sengaja membelokkan bola masuk ke gawang timnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut otomatis memberikan keunggulan 1-0 bagi PSM Makassar.
Frustrasi dan tingginya tensi pada detik-detik akhir pertandingan memicu insiden tambahan. Tepat pada menit ke-90+4, bek PSM Makassar, Agung Mannan, terpaksa mandi lebih cepat meninggalkan lapangan. Wasit mengganjar pemain bertahan tersebut dengan kartu merah, memaksa tuan rumah menyelesaikan sisa laga dengan sepuluh pemain.
Tertinggal satu gol memaksa skuad Bajul Ijo keluar menyerang total demi mencari gol penyeimbang. Momentum emas bagi tim tamu akhirnya muncul pada masa perpanjangan waktu (injury time) ketika wasit menunjuk titik putih. Sayangnya, peluang emas tersebut gagal dimaksimalkan dengan baik. Penyerang Persebaya, Alex Martins, gagal mengeksekusi tendangan penalti pertamanya. Wasit kemudian memutuskan untuk mengulang penalti tersebut karena adanya pelanggaran prosedur. Namun, eksekusi kedua Alex Martins kembali menemui kegagalan, sehingga harapan Persebaya untuk menyamakan kedudukan pupus seketika.