- • Cleveland Cavaliers sukses membungkam Minnesota Timberwolves secara dramatis dengan skor akhir 127-125 melalui babak perpanjangan waktu pada pertandingan NBA.
- • Donovan Mitchell memimpin perlawanan tuan rumah dengan 26 poin, termasuk lesakan lima angka krusial pada masa penentuan.
- • Penampilan luar biasa Anthony Edwards yang memborong 47 poin gagal mempertahankan keunggulan Timberwolves pada paruh kedua laga.
INFORMASI.COM, Jakarta - Pertarungan sengit penuh intrik terjadi saat Cleveland Cavaliers menjamu Minnesota Timberwolves pada laga lanjutan kompetisi bola basket NBA, Selasa (27/10/2026) waktu setempat. Tuan rumah sukses mencetak kemenangan berharga 127-125 atas skuad tamu lewat kebangkitan luar biasa di paruh kedua yang berujung pada babak perpanjangan waktu (overtime).
Minnesota Timberwolves langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal berbunyi. Skuad tamu mendominasi permainan pada paruh pertama dengan mencetak 31 poin berbanding 24 poin di kuarter pembuka, lalu menambah 29 angka pada kuarter kedua. Hasil tersebut membuat Timberwolves melangkah ke ruang ganti saat turun minum dengan membawa keunggulan nyaman 60-50 atas Cavaliers.
Memasuki kuarter ketiga, arah angin pertandingan berubah secara drastis. Cleveland Cavaliers merapatkan barisan dan tampil sangat agresif untuk membombardir pertahanan lawan. Tuan rumah meraup 36 poin dan sukses menyamakan kedudukan setelah Timberwolves hanya sanggup membalas dengan 26 angka. Tensi laga kian memanas pada kuarter keempat ketika kedua kesebelasan saling berbalas serangan dengan raihan identik 27 poin, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak overtime dengan skor imbang 113-113.
Pada periode perpanjangan waktu, Cavaliers menunjukkan penyelesaian akhir yang lebih mematikan. Mereka mengunci kemenangan mutlak usai mencetak 14 poin berbanding 12 poin milik skuad tamu. Terkait hasil dramatis ini, Associated Press melaporkan, "Donovan Mitchell mencetak 26 poin, termasuk lima poin di masa overtime, dan Cleveland Cavaliers mengalahkan Minnesota Timberwolves 127-125 meskipun Anthony Edwards mencetak 47 poin," yang seluruh laporannya terekam dalam tangkapan layar image_36636f.png.
Secara keseluruhan, kontribusi Donovan Mitchell menjadi kunci kebangkitan Cavaliers lewat akurasi 10 dari 21 percobaan tembakan lapangan dan satu eksekusi lemparan bebas. Alur serangan tuan rumah diatur secara rapi oleh James Harden yang membukukan sembilan assist dengan tingkat kesalahan minimal (tiga turnover) selama 39 menit bermain. Di area bawah ring, Evan Mobley turut menyumbangkan tenaga lewat 10 rebound yang terbagi menjadi enam defensif dan empat ofensif.
Sementara itu, Anthony Edwards memikul beban terberat di kubu Timberwolves dengan mencetak 47 poin dari 19 tembakan masuk (34 percobaan) dan empat lemparan bebas. Area pertahanan tim tamu sejatinya dikawal sangat ketat oleh Rudy Gobert yang memborong 20 rebound (12 defensif, 8 ofensif). Namun, distribusi serangan dari LaMelo Ball kurang efisien; sang point guard menorehkan enam assist tetapi harus melakukan tujuh kali kehilangan bola (turnover) selama 31 menit berada di lapangan. Secara tim, Timberwolves sedikit lebih unggul dalam akurasi tembakan lapangan dengan 48 persen (49-102) dibandingkan 45 persen (46-102) milik Cavaliers, tetapi kelengahan pada paruh kedua membuat mereka harus merelakan kemenangan jatuh ke tangan tuan rumah.
Cuplikan pertandingan dapat dilihat pada video dibawah