Aplikasi Ini Bisa Ramal Kapan Orang Meninggal, Kok Bisa?

INFORMASI.COM, Jakarta - Ada sebuah aplikasi inovatif yang cukup. Aplikasi bernama Death Clock bisa memprediksi kapan seseorang meninggal dengan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI)
Dikutip dari Oddity Central dan Tech Crunch, Minggu (8/12/2024), Death Clock dirilis pada Juli 2024 serta menggunakan kumpulan data lebih dari 1.200 studi harapan hidup dan 53 juta peserta untuk memberikan prediksi kematian yang dipersonalisasi kepada penggunanya.
4 Aplikasi Ini Bikin Mudik Lebaran Makin LancarAplikasi itu menarik perhatian karena bisa memberikan motivasi kepada orang-orang untuk lebih cermat merencanakan keuangan untuk masa pensiun.
“Kekhawatiran terbesar lansia, dan para pensiunan adalah uang,” ujar pembuat perencanaan keuangan Ryan Zabrowski kepada Forbes.
Pengembang Death Clock, Brent Franson, berkata ada biaya langganan yang dikenakan kepada pelanggan, yaitu US$40 per tahun (Rp634 ribu). Pengguna pun juga disarankan untuk memperbaiki gaya hidup agar peluang hidup lebih lama lebih panjang.
Pemerintah Jepang Luncurkan Aplikasi Kencan agar Warganya Menikah dan Punya AnakMisalnya, seseorang diramal akan wafat pada usia 90 tahun. Jika disertai dengan kebiasaan yang baik, ada kemungkinan orang itu bisa hidup hingga 104 tahun.
Pengguna Death Clock diharuskan menjawab setiap pertanyaan yang mencakup usia, jenis kelamim, hingga riwayat keluarga, kesehatan mental, dan kebiasaan olahraga. Nantinya ini akan menjadi data untuk prediksi kematian yang akurat.
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news