Sejarah Hari Ini: 24 Januari 2004, Robot Penjelajah Opportunity Mendarat di Mars

INFORMASI.COM, Jakarta - Sebelas tahun yang lalu, tepatnya 24 Januari 2004, robot penjelajah bernama Opportunity, mendarat tiga minggu setelah kembarannya, Spirit, tiba lebih dulu di Planet Merah pada 3 Januari 2004.
Dikutip dari Britannica, Jumat (24/1/2025), Opportunity mendarat di dataran ekuator bernama Meridiani Planum. Robot beroda enam dan berbobot 174 kg, dilengkapi dengan kamera dan seperangkat instrumen yang mencakup pencitra mikroskopis, alat penggiling batu, spektrometer inframerah, sinar gamma, partikel alfagamma, serta partikel alfa yang menganalisis batu, tanah, dan debu.
Robot AI Mejeng di Pameran CES 2025, Harga Termurah Cuma Rp163 JutaanLokasi pendaratan itu dipilih karena diduga pernah terkena air pada masa lampau. Nah, robot Opportunity ini menemukan bukti keberadaan air pada masa lampau. Robot itu menemukan batu yang diduga terbentuk di garis pantai perairan asin purba.
Sebenarnya, setiap robot penjelajah dirancang untuk misi selama 90 hari. Karena kondisinya masih baik, National Aeronautics and Space Administration (NASA) memutuskan Opportunity dan kembarannya untuk terus beroperasi hingga dua robot itu gagal menanggapi perintah dari bumi.
Geger Insiden Penculikan 12 Robot di TiongkokOpportunity diketahui telah menempuh jarak 45 km selama belasan tahun di Mars. Salah satu tempat yang pernah `dikunjungi` adalah Kawah Victoria.
Badai debu menutupi Mars pada Juni 2018 dan transmisi terakhir dari robot ini diterima pada 10 Juni. Setelah gagal dihubungi selama berbulan-bulan, NASA mengumumkan Opportunity sudah mati pada Februari 2019. Sementara itu, kembarannya, Spirit, diumumkan telah mati pada Maret 2010.
Komentar (0)
Login to comment on this news