INFORMASI.COM, Jakarta - Di tengah tren konvergensi kecerdasan buatan dan blockchain, AIxCrypto (AIXC) mengambil langkah berani. Alih-alih memulai dengan peluncuran token spekulatif, entitas ini memilih jalur korporasi tradisional dengan melantai di bursa saham Nasdaq.
Langkah ini membawa visi integrasi antara Embodied AI (EAI) dan Real World Assets (RWA) ke tingkat institusional.
Berdasarkan rilis resmi perusahaan, pada 20 November 2025, AIxCrypto menyelesaikan proses rebranding dan mulai memperdagangkan sahamnya di bawah ticker NASDAQ: AIXC.
Status ini menegaskan posisi AIxC sebagai perusahaan publik yang tunduk pada regulasi ketat pasar modal Amerika Serikat. Bagi investor, ini memberikan lapisan transparansi dan akuntabilitas tata kelola yang jarang ditemukan dalam proyek Web3 murni yang seringkali anonim.
Strategi "Three Driving Forces"
Dalam dokumen strategisnya, AIXC tidak hanya berbicara soal koin. Mereka mengusung strategi "Three Driving Forces" untuk membangun ekosistem digital masa depan:
- •AI Agents: Kecerdasan buatan yang otonom.
- •RWA (Real World Assets): Tokenisasi aset dunia nyata.
- •DeFi Infrastructure: Protokol keuangan terdesentralisasi.
Implementasi nyata pertama dari visi ini adalah peluncuran AIxC Hub dan musim kompetisi S1 Arena pada 7 Januari 2026. Di sini, pengguna berinteraksi dengan data pasar melalui gamifikasi prediksi C10 Index, sebuah indeks yang melacak kinerja aset kripto utama. Tujuannya adalah melatih algoritma AI perusahaan melalui data perilaku kolektif (human-in-the-loop).
Aliansi Strategis dengan Faraday Future
Poin paling menarik dari peta jalan AIXC adalah kolaborasi strategis dengan produsen kendaraan listrik mewah, Faraday Future (NASDAQ: FFAI).
Investasi ini bukan sekadar diversifikasi portofolio. AIXC membidik ekosistem Faraday Future sebagai "Global Crypto Traffic Entry Point". Artinya, AIXC berencana memanfaatkan basis pengguna dan teknologi FFAI untuk menjembatani adopsi massal teknologi blockchain - mulai dari pembayaran di dalam kendaraan hingga tokenisasi aset perusahaan.
Sebagai pionir yang menggabungkan kepatuhan pasar modal AS dengan kecepatan inovasi Web3, AIXC menghadapi tantangan regulasi yang kompleks. Namun, dengan infrastruktur legal yang sudah mapan di Nasdaq dan produk yang mulai berjalan, AIXC menawarkan blueprint langka: sebuah jembatan legal antara Wall Street dan dunia terdesentralisasi.