INFORMASI.COM, Jakarta - Samsung bersiap memperkuat lini smartphone kelas menengahnya lewat kehadiran Galaxy A57, yang mulai terungkap melalui berbagai bocoran dan sertifikasi resmi. Perangkat ini diprediksi menjadi penerus Galaxy A56, dengan peningkatan signifikan pada performa, layar, dan desain, sekaligus mempertahankan harga yang kompetitif.
Sejumlah laporan dari lembaga sertifikasi seperti TENAA di China dan BIS di India mengindikasikan bahwa Galaxy A57 sudah memasuki tahap akhir pengujian. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Samsung akan meluncurkannya secara global pada awal 2026, kemungkinan antara Februari hingga Maret, mengikuti pola rilis seri Galaxy A sebelumnya.
Desain Lebih Tipis, Dapur Pacu Exynos
Galaxy A57 disebut akan mengusung layar Super AMOLED berukuran sekitar 6,6–6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini membuatnya ideal untuk konsumsi konten multimedia, scrolling media sosial, hingga gaming ringan dengan visual yang lebih halus.
Dari sisi desain, perangkat ini dikabarkan hadir dengan bodi yang lebih tipis dibanding pendahulunya, dengan ketebalan sekitar 6,9 mm dan bobot yang tetap ringan. Pendekatan desain ini menegaskan posisi Galaxy A57 sebagai ponsel mid-range yang tetap tampil premium.
Untuk urusan dapur pacu, Samsung diperkirakan membekali Galaxy A57 dengan chipset Exynos 1680, yang menjadi generasi penerus dari chip seri A sebelumnya. Prosesor ini dipadukan dengan GPU Xclipse terbaru, yang diklaim mampu memberikan peningkatan performa grafis sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.
Dari sisi memori, Galaxy A57 diprediksi hadir dalam beberapa varian RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal hingga 256 GB, menjadikannya cukup fleksibel untuk kebutuhan multitasking maupun penyimpanan konten dalam jumlah besar.
Kamera dan OS
Di sektor fotografi, Galaxy A57 dilaporkan membawa konfigurasi tiga kamera belakang, dengan sensor utama 50 MP berfitur OIS, kamera ultrawide, serta kamera makro. Kamera depan diperkirakan beresolusi 12 MP, cukup mumpuni untuk kebutuhan selfie dan panggilan video.
Sementara itu, perangkat ini juga dikabarkan mengusung baterai 5000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W, yang memungkinkan pengisian daya lebih efisien dibanding generasi sebelumnya.
Galaxy A57 diperkirakan akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka terbaru One UI 8 atau 8.5. Samsung juga dikenal semakin agresif dalam memberikan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan untuk seri Galaxy A, sehingga pengguna dapat mengharapkan masa pakai perangkat yang lebih panjang.
Kapan Dirilis?
Hingga saat ini, Samsung belum memberikan pengumuman resmi terkait Galaxy A57. Namun, kemunculan perangkat ini di berbagai sertifikasi serta bocoran spesifikasi yang konsisten mengindikasikan bahwa peluncurannya tinggal menunggu waktu.
Jika terealisasi, Galaxy A57 berpotensi menjadi salah satu smartphone kelas menengah paling menarik di 2026, dengan kombinasi layar berkualitas tinggi, performa yang lebih kuat, kamera mumpuni, dan daya tahan baterai yang solid.