- • Google meluncurkan Nano Banana 2 atau Gemini 3.1 Flash Image.
- • Model AI baru ini menggantikan Nano Banana Pro di lini Fast, Thinking, dan Pro.
- • Google akan integrasikan ke Google Maps melalui kode dalam aplikasi versi terbaru.
INFORMASI.COM, Jakarta - Google resmi memperkenalkan Nano Banana 2 yang juga dikenal sebagai Gemini 3.1 Flash Image. Peluncuran ini menyusul kehadiran Gemini 3.1 Pro beberapa waktu lalu. Perusahaan mengganti Nano Banana Pro dengan Nano Banana 2 pada model Fast, Thinking, dan Pro di dalam ekosistem Gemini.
Nano Banana Pro tetap tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Ultra untuk tugas khusus melalui menu tiga titik. Sementara itu, Nano Banana 2 akan hadir di AI Mode pada Google Search dan dapat diakses melalui aplikasi Google serta peramban seluler maupun desktop.
“ Nano Banana 2 menghadirkan pengetahuan dunia yang canggih, kualitas dan penalaran yang Anda sukai di Nano Banana Pro, dengan kecepatan secepat kilat. ”
— Google menyatakan.
Model ini memungkinkan pengeditan dan iterasi secara cepat karena didukung informasi dan gambar waktu nyata dari pencarian web untuk merender subjek secara lebih akurat.
Google menjelaskan bahwa pemahaman mendalam model ini membantu pengguna membuat infografik, mengubah catatan menjadi diagram, serta menghasilkan visualisasi data. Nano Banana 2 juga menghasilkan teks yang akurat dan mudah dibaca, serta mampu menerjemahkan dan melokalkan teks di dalam gambar.
“ Nano Banana 2 menutup kesenjangan antara kecepatan dan fidelitas visual, menghadirkan citra fotorealistis berkualitas tinggi. ”
— Google mengklaim.
Model ini dapat mempertahankan kemiripan hingga lima karakter dan kesetiaan hingga 14 objek dalam satu alur kerja. Sistem ini juga mematuhi permintaan kompleks secara lebih ketat, menangkap nuansa ide pengguna, serta menghadirkan "pencahayaan yang hidup, tekstur yang lebih kaya, dan detail yang lebih tajam."
Siap Ditanam di Google Maps
Nano Banana selama ini dikenal sebagai salah satu generator dan editor gambar AI terkemuka milik Google. Perusahaan kini menyiapkan integrasi model tersebut ke salah satu aplikasi populernya, yakni Google Maps.
Indikasi integrasi tersebut terungkap setelah tim Android Authority menemukan sejumlah string kode terkait Nano Banana dalam versi terbaru Google Maps. Kode tersebut menunjukkan persiapan sistem sebelum fitur dirilis secara resmi.
Berdasarkan temuan tersebut, Nano Banana nantinya memungkinkan pengguna membuat gambar berdasarkan lokasi yang tersedia di fitur Street View pada Google Maps. Model ini dapat memberikan gaya visual baru pada lokasi nyata sesuai perintah pengguna.
Fitur ini berpotensi menjadi integrasi yang sangat spesifik atau justru menghadirkan cara kreatif untuk menghasilkan gambar dari tempat di dunia nyata. Kehadiran string kode pada versi terbaru aplikasi mengindikasikan bahwa peluncuran resmi kemungkinan tidak akan memakan waktu lama.