Tim Cook Mundur dari Kursi CEO Apple Setelah 15 Tahun, John Ternus Jadi Penerus

Tim Cook Mundur dari Kursi CEO Apple Setelah 15 Tahun, John Ternus Jadi Penerus
CEO Apple Inc. bertemu dengan Presiden AS Donald Trump. (Foto: YouTube/The WhiteHouse)
Ikhtisar
  • Tim Cook secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Chief Executive Officer (CEO) Apple pada Rabu (22/4/2026).
  • Melalui memo internal Apple, Tim Cook menyatakan akan beralih peran menjadi executive chairman.
  • Adapun posisi CEO Apple akan diisi oleh John Ternus, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala divisi hardware engineering.

INFORMASI.COM, Jakarta – Sebuah babak baru dimulai di raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple Inc. Tim Cook, sang nahkoda yang memimpin perusahaan selama hampir 15 tahun, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan CEO pada Rabu (22/4/2026). Pengumuman ini disampaikan melalui memo internal yang ditujukan kepada seluruh karyawan Apple.

Keputusan Cook tersebut menandai berakhirnya era kepemimpinan yang dimulainya sejak menggantikan sang pendiri, Steve Jobs, pada tahun 2011 silam. Jobs saat itu mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan meninggal dunia tak lama kemudian, tepatnya pada 5 Oktober 2011. Kini, Cook akan bertransformasi ke posisi baru sebagai executive chairman perusahaan.

Lantas, siapa penerusnya? Jabatan CEO yang ditinggalkan Cook akan diisi oleh John Ternus, seorang eksekutif yang sebelumnya menjabat sebagai kepala divisi hardware engineering di Apple. Penunjukan Ternus ini telah mendapatkan dukungan penuh dari dewan direksi maupun Cook sendiri.

Dalam memo internalnya, Cook menjelaskan bahwa masa transisi kepemimpinan ini akan berlangsung secara bertahap hingga musim panas mendatang. Selama periode tersebut, ia akan tetap berada di perusahaan untuk memberikan arahan strategis serta mendukung proses suksesi kepada Ternus demi menjaga stabilitas bisnis. Setelah masa transisi selesai, Cook akan membantu dalam aspek-aspek tertentu perusahaan, termasuk berinteraksi dengan para pembuat kebijakan di seluruh dunia.

Mengenai alasan mundur di puncak kariernya, Cook menyatakan, “Sekarang adalah saat yang tepat,” dalam pernyataan tertulisnya. Ia menambahkan bahwa dirinya merasa sangat optimis terhadap masa depan Apple di bawah kendali generasi pemimpin yang baru.

Keputusan Cook untuk mundur dari peran CEO ini sebenarnya telah dikabarkan sejak tahun 2025, ketika beredar informasi bahwa Apple tengah mencari pemimpin baru. Cook sendiri menggambarkan pekerjaan CEO Apple yang dia jalani sebagai “hak istimewa terbesar dalam hidup.”

Selama masa jabatannya, Cook berhasil mengubah struktur Apple menjadi organisasi yang lebih matang dengan fokus pada perluasan layanan dan penguatan ekosistem produk. Ia pertama kali bergabung dengan Apple pada 1998 dan dikenal luas sebagai arsitek di balik efisiensi rantai pasokan global perusahaan. Prestasi gemilangnya terlihat dari capaian valuasi perusahaan. Pada 2018, Apple menjadi perusahaan publik pertama yang bernilai 1 triliun dolar AS. Kini, nilai Apple telah menembus 4 triliun dolar AS.

Sementara itu, John Ternus sebagai penerus digambarkan Cook sebagai seorang eksekutif “visioner” dengan “pikiran seorang engineer, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas dan kehormatan.” Cook pun menambahkan, “Tanpa ragu, dia adalah orang yang tepat untuk memimpin Apple ke masa depan.”

Penunjukan Ternus ini mencerminkan strategi regenerasi internal yang telah disiapkan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Cook menegaskan bahwa meskipun ia melepas jabatan operasional harian, perannya sebagai chairman eksekutif akan tetap fokus pada kebijakan strategis jangka panjang, memastikan nilai-nilai desain dan pengalaman pengguna tetap menjadi prioritas utama Apple di masa depan.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.