INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menyulut api saat meminta warga Iran anti-pemerintah untuk terus berdemonstrasi.
Trump bahkan meminta warga Iran anti-Republik Islam untuk merebut lembaga pemerintahan Iran jika memungkinkan.
Bukan cuma itu, Trump meminta mereka mencatat nama-nama aparat yang melakukan pembunuhan, karena akan diganjar AS.
Presiden AS juga menjanjikan bantuan bagi warga anti-pemerintah Iran bantuan yang ia sebut sedang dalam perjalanan.
Hal itu dikatakan Trump dalam pidatonya di Detroit, Michigan, AS, Selasa (13/1/2026) Waktu setempat.