Masya Allah! Prajurit TNI Juara Tahfidz Quran di Libya, Raih Hadiah Rp400 Juta

INFORMASI.COM, Jakarta – Nama Prada Nawawi M.M. Latifullah harumkan Indonesia di kancah internasional. Prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana ini berhasil menyabet gelar juara pertama dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) Internasional ke-2 bagi Personel Militer yang digelar di Libya.

Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung selama enam hari, dari 7 hingga 13 Maret 2026, bertempat di Air Defense College, Kota Misurata. Prada Nawawi turun dalam kategori hafalan 30 juz dan berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri.

Ia tidak hanya bersaing dengan personel militer biasa. Prada Nawawi sukses mengalahkan para ulama, santri, dan para penghafal Quran dari berbagai negara yang turut ambil bagian. Total hadiah yang dibawa pulang ke tanah air mencapai 150 ribu dinar Libya, atau setara dengan sekitar Rp400 juta.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (15/3/2026), mengungkapkan rasa bangganya. Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa prajurit TNI tidak hanya terlatih secara fisik dan profesional dalam tugas militer, tetapi juga kokoh secara spiritual.

“Keberhasilan tersebut membuktikan prajurit TNI tidak hanya unggul dalam profesionalisme militer, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual yang kuat melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, ” ujar Kolonel Inf Widi Rahman.

Ajang internasional yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya ini mengusung tema "Martyrs of the Homeland". Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 50 peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Mauritania, dan sejumlah negara lainnya. Kompetisi ini menjadi wadah bagi personel militer dari berbagai belahan dunia untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur'an.

Kebanggaan Satuan

Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere, Letkol Inf Justikhandinata T, turut menyampaikan rasa bangganya atas capaian luar biasa anak buahnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Prada Nawawi merupakan kebanggaan yang tidak hanya milik satuan, tetapi juga seluruh jajaran Kodam IX/Udayana dan bangsa Indonesia.

“Keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi satuan, Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia,” tegas Letkol Inf Justikhandinata T.

Prestasi Prada Nawawi di Libya menjadi bukti nyata bahwa prajurit TNI mampu bersaing dan unggul di tingkat global, tidak hanya dalam bidang taktik dan strategi militer, tetapi juga dalam nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Hal ini sekaligus memperkuat citra TNI sebagai prajurit yang profesional, modern, dan tangguh, dengan akhlak mulia yang dijunjung tinggi.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.