INFORMASI.COM, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan kembali bahwa Iran memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatannya.
Sebagaimana diakui oleh hukum internasional, Iran diperbolehkan untuk merespons serangan AS dan Israel.
Meski demikian, dia meminta agar Iran dan negara lainnya tidak menyerang masyarakat di Negara Teluk yang tidak ikut campur.
Sebab, kata Anwar, Negara Teluk dan Dunia memiliki kepentingan ekonomi, sosial, dan kestabilan jangka panjang.
Karena itu, jangan sampai konflik memaksa masyarakat biasa menanggung beban dari tindakan elite politik dunia.