IHSG Ditutup Menguat ke Level 8.329 Usai Pengunduran Diri Dirut BEI

IHSG Ditutup Menguat ke Level 8.329 Usai Pengunduran Diri Dirut BEI
Ilustrasi IHSG
Ikhtisar
  • IHSG ditutup menguat 1,18 persen atau 97,41 poin ke level 8.329,61 pada perdagangan Jumat (30/1/2026).
  • Penguatan terjadi setelah pasar bergejolak dan merespons pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman.
  • Delapan indeks sektoral menguat, dengan sektor transportasi, keuangan, dan barang konsumen non-siklikal mencatat kenaikan tertinggi.

INFORMASI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (30/1/2026) di zona hijau setelah sempat mengalami tekanan signifikan dalam dua hari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG ditutup menguat 1,18 persen atau bertambah 97,41 poin ke posisi 8.329,61.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak fluktuatif. Pada sesi I, indeks komposit menyentuh level terendah di 8.167,16 sebelum berbalik menguat hingga mencapai level tertinggi harian di 8.408,30. Pergerakan tersebut terjadi di tengah respons pasar terhadap dinamika di internal Bursa Efek Indonesia.

Penguatan IHSG pada akhir perdagangan terjadi setelah dua hari berturut-turut indeks mengalami koreksi tajam, bahkan sempat memicu penghentian sementara perdagangan atau halt trading. Meski menguat pada hari ini, IHSG masih mencerminkan koreksi sebesar 6,94 persen dalam sepekan terakhir dan 3,67 persen dalam sebulan terakhir.

Thumbnail IHSG Trading Halt, Purbaya Soroti Saham Gorengan dan Sentimen MSCI
i

Baca Juga

IHSG Trading Halt, Purbaya Soroti Saham Gorengan dan Sentimen MSCI

Ekonomi

Aktivitas perdagangan saham tercatat cukup tinggi. Volume transaksi mencapai 57 miliar lembar saham dengan frekuensi harian sebanyak 3,3 juta kali transaksi. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp41,17 triliun dari 55,13 miliar saham yang diperdagangkan. Kapitalisasi pasar IHSG pada penutupan perdagangan tercatat sebesar Rp15.046 triliun.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 576 saham ditutup menguat, sementara 205 saham mengalami pelemahan dan 177 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Data lainnya mencatat 551 emiten menguat, 194 emiten melemah, dan 65 emiten bergerak stagnan.

Kinerja positif IHSG ditopang oleh mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Delapan indeks sektoral mencatat penguatan, sementara tiga indeks sektoral lainnya berada di zona merah.

Sektor transportasi menjadi penopang utama penguatan dengan kenaikan sebesar 6,14 persen. Sektor keuangan menyusul dengan penguatan 3,05 persen, diikuti sektor barang konsumen non-siklikal yang naik 1,97 persen.

Di sisi lain, tekanan tercatat pada sektor barang konsumen siklikal yang turun 1,46 persen. Sektor infrastruktur melemah 1,16 persen, sedangkan sektor perindustrian turun 1,10 persen.

Thumbnail Menkeu Purbaya: Trading Halt IHSG Efek Kejut Sementara, Optimis 10.000, Enggak Usah Takut
i

Baca Juga

Menkeu Purbaya: Trading Halt IHSG Efek Kejut Sementara, Optimis 10.000, Enggak Usah Takut

Ekonomi

Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi penggerak indeks. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 6,29 persen ke level Rp7.600. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) ditutup menguat 2,78 persen ke Rp7.400, sementara saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 1,58 persen ke Rp4.490.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 0,79 persen ke Rp3.810, sedangkan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatat kenaikan 4,10 persen ke Rp4.820. Selain itu, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BMRS) naik 0,93 persen ke Rp1.080 dan saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menguat 0,16 persen ke Rp15.750.

Penguatan juga tercatat pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang naik 5,32 persen ke Rp99.000 serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang ditutup menguat 4,35 persen ke Rp3.600.

Perdagangan saham pada hari ini berlangsung di tengah sentimen pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman. Dalam pertemuan dengan awak media di pressroom Kantor BEI, Jakarta, sekitar pukul 08.30 WIB, Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Direktur Utama BEI.

Thumbnail Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Jeblok dan 2 Kali Trading Halt
i

Baca Juga

Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Jeblok dan 2 Kali Trading Halt

Ekonomi

Iman menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar saham yang mengalami tekanan dalam dua hari perdagangan terakhir.

Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri.

— Iman Rachman berkata di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026). 

Iman menjelaskan bahwa meskipun pasar saham pada awal sesi perdagangan Jumat menunjukkan tanda-tanda perbaikan, dinamika negatif yang terjadi dalam dua hari sebelumnya menjadi alasan utama ia mengambil keputusan mundur dari jabatan pimpinannya.

Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal Indonesia, dan semoga ke depan pasar kita bisa menjadi lebih baik.

— Iman menambahkan.


BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.