Honda Hentikan Program Mobil Listrik, Kenapa? Kalah dari China?

Honda Hentikan Program Mobil Listrik, Kenapa? Kalah dari China?
Honda e:N1, salah satu mobil listrik perusahaan Honda.
Ikhtisar
  • Honda menghentikan sejumlah proyek kendaraan listriknya, termasuk pengembangan model baru.
  • Perusahaan menyebut tekanan tarif Amerika Serikat dan persaingan dari produsen China sebagai faktor utama keputusan tersebut.
  • Sejumlah analis menilai langkah ini berisiko membuat Honda tertinggal dalam transformasi besar industri otomotif.

INFORMASI.COM, Jakarta - Produsen otomotif Jepang Honda memutuskan menghentikan beberapa program kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sebuah langkah yang memicu kekhawatiran bahwa perusahaan tersebut dapat tertinggal dalam transformasi besar industri otomotif global.

Keputusan tersebut muncul pada saat produsen mobil di seluruh dunia mempercepat peralihan menuju kendaraan listrik serta teknologi kendaraan berbasis perangkat lunak.

Honda memulai langkah tersebut pada Kamis dengan menghentikan pengembangan beberapa model EV yang sebelumnya dirancang sebagai kendaraan listrik generasi baru perusahaan.

Proyek yang dihentikan meliputi versi listrik dari Acura RDX serta model konsep Honda 0 Series Sedan dan Honda 0 Series SUV. Ketiga model tersebut merupakan kendaraan listrik yang dikembangkan dari awal oleh Honda, tetapi informasi mengenai proyek tersebut sebelumnya relatif terbatas.

Sehari kemudian, laporan dari Automotive News menyebut Honda juga akan menghentikan produksi Honda Prologue.

Model Prologue merupakan kendaraan listrik yang dirancang dan diproduksi oleh General Motors melalui kerja sama dengan Honda.

Alasan di Balik Keputusan

Perusahaan menyebut sejumlah faktor eksternal sebagai penyebab langkah tersebut, termasuk tarif perdagangan di Amerika Serikat dan meningkatnya kompetisi dari produsen kendaraan listrik China.

Namun sejumlah pengamat industri menilai masalahnya lebih mendasar, yakni absennya strategi EV yang kuat sejak awal.

Selama masa transisi menuju elektrifikasi, banyak produsen mobil konvensional masih memandang kendaraan listrik hanya sebagai mobil biasa dengan sistem penggerak yang berbeda.

Pendekatan tersebut sering kali menghasilkan kendaraan yang tidak optimal karena mobil berbasis mesin pembakaran internal tidak dirancang untuk menampung baterai berukuran besar.

Thumbnail Xiaomi Kelas! Luncurkan Mobil Vision GT di Grand Turismo, Mobil EV Konsep 1.900 HP!
i

Baca Juga

Xiaomi Kelas! Luncurkan Mobil Vision GT di Grand Turismo, Mobil EV Konsep 1.900 HP!

Teknologi

Tantangan Teknologi dan Desain

Pengalaman sejumlah produsen mobil menunjukkan bahwa memasang baterai pada platform kendaraan berbahan bakar fosil sering menimbulkan berbagai kendala teknis.

Kendaraan menjadi lebih berat, efisiensinya menurun, dan biaya produksi meningkat.

Sebaliknya, kendaraan listrik yang dikembangkan dari awal memberikan peluang bagi produsen mobil untuk merancang ulang struktur kendaraan sehingga lebih efisien dan lebih murah.

Salah satu contoh datang dari Ford Motor Company dengan model Ford Mustang Mach‑E.

Meskipun model tersebut cukup sukses secara penjualan, kendaraan itu tidak sepenuhnya menguntungkan secara finansial karena menggunakan platform yang dimodifikasi dari kendaraan berbahan bakar fosil, yakni Ford Escape.

CEO Ford, Jim Farley, sebelumnya menjelaskan bahwa sejumlah keputusan desain lama ikut mempengaruhi efisiensi kendaraan tersebut.

Risiko Kehilangan Momentum Teknologi

Keputusan Honda untuk menunda atau menghentikan pengembangan EV juga berpotensi membuat perusahaan kehilangan sejumlah peluang pembelajaran penting.

Pengembangan kendaraan listrik tidak hanya mencakup desain kendaraan, tetapi juga melibatkan pengembangan rantai pasokan baru, teknologi baterai, serta pemahaman terhadap kebutuhan konsumen.

Tanpa pengalaman tersebut, produsen mobil berisiko tertinggal dari pesaing yang lebih agresif dalam mengembangkan kendaraan listrik.

Thumbnail Mobil China BYD Jalin Kerjasama dengan Manchester City, Logo Ada di Kaos Tim dan Bangku Cadangan
i

Baca Juga

Mobil China BYD Jalin Kerjasama dengan Manchester City, Logo Ada di Kaos Tim dan Bangku Cadangan

Olahraga

Bye! Era Kendaraan Berbasis Perangkat Lunak

Selain elektrifikasi, industri otomotif juga tengah bergerak menuju konsep software-defined vehicle (SDV), yaitu kendaraan yang fungsi utamanya dikendalikan oleh perangkat lunak dan dapat diperbarui secara berkala.

Perusahaan seperti Tesla, Rivian, BYD, Nio, dan Xiaomi telah memperkenalkan kendaraan yang menerima pembaruan perangkat lunak secara berkala melalui sistem over-the-air.

Teknologi tersebut memungkinkan peningkatan fitur kendaraan, sistem infotainment, serta teknologi bantuan pengemudi tanpa harus datang ke bengkel.

Banyak pengamat menilai kendaraan listrik dan kendaraan berbasis perangkat lunak berkembang secara bersamaan karena baterai besar pada EV mempermudah penggunaan sistem komputer yang lebih kuat.

Krisis Identitas di Industri Otomotif

Keputusan Honda juga memicu perdebatan mengenai posisi perusahaan di tengah perubahan industri otomotif.

Selama puluhan tahun, Honda dikenal sebagai produsen mesin pembakaran internal yang efisien dan andal. Reputasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi konsumen.

Namun keunggulan tersebut berpotensi kehilangan relevansi ketika kendaraan listrik mulai mendominasi pasar.

Perubahan itu sudah terlihat di pasar China, yang menjadi salah satu pasar otomotif terbesar di dunia.

Dalam laporan keuangan terbaru, Honda mengakui bahwa produk mereka semakin sulit bersaing dengan produsen EV baru.

“Honda tidak mampu menghadirkan produk yang menawarkan nilai uang lebih baik dibandingkan produsen kendaraan listrik baru, yang mengakibatkan penurunan daya saing,” kata perusahaan dalam laporan tersebut.

Tekanan di pasar China turut berkontribusi terhadap kerugian Honda yang mencapai hampir 16 miliar dolar AS tahun lalu.

Sejumlah analis menilai tanpa strategi kendaraan listrik yang jelas, tantangan serupa berpotensi muncul di pasar global lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

Thumbnail Malaysia Luncurkan Mobil Listrik Nasional Perodua QV-E
i

Baca Juga

Malaysia Luncurkan Mobil Listrik Nasional Perodua QV-E

Ekonomi

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.