El Niño Godzilla Ancam Produksi CPO Indonesia, Dampak Terburuk Diproyeksi 2027

El Niño Godzilla Ancam Produksi CPO Indonesia, Dampak Terburuk Diproyeksi 2027
Minyak Sawit Mentah alias Crude Palm Oil (CPO).
Ikhtisar
  • Godzilla El Niño berpotensi menekan produksi CPO dengan dampak terburuk pada 2027.
  • Kenaikan biaya pupuk dan kekeringan dapat memperparah keterbatasan pasokan sawit.
  • Pasokan yang mengetat berpotensi mendorong harga CPO hingga US$1.500 per ton dalam skenario bullish.

INFORMASI.COM, Jakarta - Fenomena El Niño ekstrem atau “El Niño Godzilla” berpotensi menekan produksi dan mendongkrak harga minyak sawit mentah (CPO) Indonesia, dengan dampak terburuk diperkirakan baru terasa pada 2027.

Riset Samuel Sekuritas Indonesia (SSI) dikutip Rabu (19/8/2026) menyebut probabilitas El Niño telah meningkat menjadi 81%, dengan peluang mencapai kondisi ekstrem hingga awal 2027 sebesar 97%.

Thumbnail Harga Referensi CPO Naik Jadi US$989,63 per Ton, Bea Keluar dan Pungutan Ekspor Ikut Naik
i

Baca Juga

Harga Referensi CPO Naik Jadi US$989,63 per Ton, Bea Keluar dan Pungutan Ekspor Ikut Naik

Ekonomi

Kondisi ini berpotensi mengubah pola curah hujan tropis dan memperbesar risiko kekeringan di Indonesia.

Dampaknya terhadap industri sawit tidak langsung terlihat pada tahun berjalan. Kekeringan pada Agustus-September dapat mengganggu pembentukan tandan buah segar (TBS) dan tingkat ekstraksi, sehingga penurunan produksi diperkirakan mencapai titik terendah pada 2027.

Thumbnail Mentan: Iran Tutup Hormuz, Indonesia Juga Bisa Tutup CPO, Bisa Kiamat Kecil Dunia
i

Baca Juga

Mentan: Iran Tutup Hormuz, Indonesia Juga Bisa Tutup CPO, Bisa Kiamat Kecil Dunia

Video

Tekanan produksi juga diperburuk kenaikan biaya pupuk sekitar 30%-50%, yang berpotensi membuat petani menunda pemupukan. SSI mencatat produksi CPO Indonesia 2026 berisiko turun 1-2 juta ton dari basis 2025 sekitar 51,7 juta ton.

Di sisi harga, keterbatasan pasokan berpotensi menjadi katalis positif bagi CPO. SSI memperkirakan setiap kenaikan 10% harga CPO dapat meningkatkan rata-rata laba bersih perusahaan yang dicakup riset sekitar 37% pada 2027.

Dalam skenario bullish, harga CPO bahkan berpeluang mencapai US$1.500 per ton akibat kombinasi El Niño dan kebijakan B50.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.