- Home
- Internasional
- Sejarah Hari Ini: Perdana Menteri Jepang, Hideki Tojo Dieksekusi
Sejarah Hari Ini: Perdana Menteri Jepang, Hideki Tojo Dieksekusi

INFORMASI.COM, Jakarta – Tepat 76 tahun yang lalu, Perdana Menteri Jepang, Hideki Tojo, dihukum mati. Dia dieksekusi pada 23 Desember 1948.
Tojo dijatuhi hukum setelah didakwa atas kejahatan perang.
Dikutip dari Britannica, Senin (23/12/2024), Tojo merupakan perdana menteri ke-40 Jepang. Dia menjabat dari 17 Oktober 1941 sampai 22 Juli 1944. Setelah lulus dari Akademi Angkatan Darat Kekaisaran Jepang, dia meniti karier yang cemerlang, termasuk Kepala Staf Tentara Kanto pada 1937 dan menjadi wakil perdana menteri pada 1938.
Sejarah Hari Ini: Kabinet RIS DibentukTojo dijuluki sebagai "Razor Tojo, dikutip dari National Diet Library Japan karena ketegasannya. Pada 1940, dia diangkat menjadi menteri perang dalam pemerintahan Perdana Menteri Konoe Fumimaro. Pada 1941, dia menggantikan Fumimaro sebagai perdana menteri.
Sebagai Perdana Menteri, Tojo bertanggung jawab langsung atas serangan terhadap Pearl Harbor di Hawaii, Amerika Serikat pada 7 Desember 1941. Serangan itu memicu perang antara Jepang dan Amerika Serikat.
Di bawah kepemimpinannya, Jepang mencapai keberhasilan awal dalam perang. Seiring waktu, situasi perang memburuk dan Tojo mengundurkan diri pada 1944.
Pria ini diketahui mencoba bunuh diri setelah Jepang kalah pada 11 September 1945. Namun, upayanya gagal dan dia dirawat hingga sehat.
Sejarah Hari Ini: Wright Bersaudara Terbangkan Pesawat Bermesin Pertama KaliPada 29 April 1946, bersama dengan para pemimpin perang Jepang lainnya, Tojo didakwa atas kejahatan perang di hadapan Pengadilan Militer Internasional untuk Timur Jauh (International Military Tribunal for the Far East) di Tokyo, Jepang.
Pada 23 Desember 1948, dia dihukum gantung, tepat satu minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-64, dikutip dari laman history.washington.edu.
(Penulis: Daffa Prasetia)
Komentar (0)
Login to comment on this news