- Home
- Internasional
- Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata
Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata

INFORMASI.COM, Jakarta - Amerika Serikat mengumumkan Israel dan Hamas sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Penghentian perang ini akan berlangsung selama 15 bulan.
Dikutip dari Euro News, Kamis (16/1/2025), kabar ini disampaikan oleh Presiden AS, Joe Biden, dan Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.
"Para sandera akan segera kembali ke rumah," ujar Biden.
Israel Berencana Gandakan Populasi di Golan, Untuk Apa?Dia berkata bahwa kesepakatan itu meliputi gencatan senjata, pengembalian tawanan perang, dan pembebasan tahanan Palestina di Israel.
Al Thani berkata, kesepakatan itu kan berlaku mulai 19 Januari 2025. Qatar, AS, dan Mesir akan memantau penerapan kesepakatan apakah bisa ditegakkan atau tidak.
Tiga Tahap Gencatan Senjata
Biden berkata ada tiga tahap gencatan senjata. Tahap pertama adalah pembebasan 33 sandera Israel dan penarikan pasukan dari Gaza, Palestina.
Pada tahap ini, bantuan ke Gaza akan masuk dan warga Palestina bisa kembali ke rumah.
Tahap kedua, Israel dan Hamas akan bernegosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen setelah semua sandera yang masih hidup dikembalikan dan seluruh pasukan Israel ditarik dari Gaza.
Hamas Ancam Akan `Netralkan` Tahanan Perang kalau Israel Lakukan Operasi PenyelamatanTahap ketiga, Gaza akan direkonstruksi penuh. Jenazah para sandera akan dikembalikan kepada mereka.
Biden menyebut jika negosiasi makan waktu lebih dari enam minggu, gencatan senjata akan dilanjutkan.
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news