- Home
- Internasional
- AS Kabarkan Israel-Hamas Sepakat untuk Gencatan Senjata, Bagaimana Sikap Netanyahu?
AS Kabarkan Israel-Hamas Sepakat untuk Gencatan Senjata, Bagaimana Sikap Netanyahu?

INFORMASI.COM, Jakarta - Belum lama ini, AS mengumumkan bahwa Israel-Hamas sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menolak untuk mengkonfirmasi hal ini.
Dia menyebut kesepakatan gencatan senjata belum selesai.
Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata"Beberapa klausul dalam kerangka tersebut masih belum terselesaikan dan kami berharap rinciannya akan diselesaikan malam ini," kata pernyataan resmi dari kantor perdana menteri, dikutip dari Euro News, Kamis (16/1/2025).
Sekadar informasi, AS mengumumkan gencatan senjata akan dimulai pada 19 Januari 2025 dan berlangsung selama 15 bulan. Gencatan senjata itu terdiri atas tiga tahap.
Netanyahu juga menghadapi pertentangan dari kelompok garis keras di kabinetnya. Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, mengancam akan mundur sebagai protes dari kesepakatan itu.
Hamas Ancam Akan `Netralkan` Tahanan Perang kalau Israel Lakukan Operasi PenyelamatanMayoritas menteri kabinet Israel menyetujui gencatan senjata. Bahkan, Presiden Israel, Isaac Herzog, juga mendesak Netanyahu untuk mendukung gencatan senjata Israel-Hamas.
Meskipun Netanyahu ragu, militer Israel tampaknya menginformasi gencatan senjata tanpa persetujuan resmi dari para pemimpin mereka, dengan adanya unggahan di media sosial, “Wings of Freedom, adalah nama yang diberikan IDF untuk memulangkan sandera."
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news