- Home
- Internasional
- Trump Jadi Presiden, Dubes Jerman untuk AS: Petaka bagi Demokrasi!
Trump Jadi Presiden, Dubes Jerman untuk AS: Petaka bagi Demokrasi!

INFORMASI.COM, Jakarta - Donald Trump yang akan dilantik pada Selasa (21/1/2025), menjadi sorotan banyak pihak, terutama pengamat politik serta diplomat. Dikutip dari Euronews, Senin (20/1/2025), Duta Besar Jerman untuk Amerika Serikat, Andreas Michaelis menyebut periode dua kepemimpinan Trump merupakan petaka bagi demokrasi.
Dalam laporan diplomatik rahasia yang ditandatangani Michaelis, disebutkan soal agenda Trump kali ini akan merusak badan legislatif, penegak hukum, dan kebebasan media. Catatan rahasia tersebut dikirim kepada Kanselir Olaf Scholz di Berlin, tulis kantor berita Jerman, DPA. Laporan tersebut diungkap sejumlah media, sehari jelang pelantikan Trump.

Michaelis menduga Trump bakal menggunakan kekuasaannya untuk meletakkan kekuasaan maksimum di tangan presiden dengan mengorbankan kongres dan negara-negara bagian.
"Kebijakan disrupsi maksimum, penghancuran tata politik dan struktur birokrasi, juga rencana dia untuk membalas dendam, artinya definisi ulang dari aturan konstitusi," tulis Michaelis.
Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan tidak mau mengomentari laporan internal, analisis, dan laporan kedutaan. Mereka menegaskan Amerika Serikat tetap menjadi sekutu terpenting Jerman.
"Rakyat Amerika memilih Presiden Trump dalam pemilihan yang demokratis. Tentu kami akan bekerja erat dengan pemerintahan Amerika yang baru, sesuai kepentingan Jerman dan Eropa," tulis Kementerian Luar Negeri Jerman, dikutip dari DPA.
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news