803 Warga Grobogan Diduga Keracunan MBG, Menunya Nasi Kuning

803 Warga Grobogan Diduga Keracunan MBG, Menunya Nasi Kuning
Petugas saat melakukan evakuasi terhadap para siswa yang mengalami keracunan ke Rumah Sakit Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (22/9/2025). ANTARA/HO-Dinkes Kabupaten Bandung Barat
Ikhtisar
  • 803 orang di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Pemerintah setempat dan Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi MBG dan melakukan investigasi penyebab insiden.
  • Menu yang bikin ratusan orang dirawat yakni nasi kuning, telur dadar, tempe orek, dan abon dari MBG yang dibagikan.

INFORMASI.COM, Jakarta - Ratusan warga, terutama siswa dan santri di Kecamatan Gubug, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Januari 2026. Dugaan keracunan ini memuncak pada Senin, 12 Januari 2026, ketika data korban mulai dilaporkan oleh pihak berwenang.

Awal dugaan keracunan terjadi pada Jumat (9/1/2026) saat korban sebelumnya menyantap menu MBG terdiri dari nasi kuning, telur dadar, tempe orek, dan abon. MBG tersebut diolah dan disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gubug Kwaron 1.

Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, pada periode itu tercatat 658 orang yang mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare setelah menyantap nasi kuning, telur dadar, tempe orek, dan abon dari MBG yang dibagikan.

Rincian penanganan medis korban per 12 Januari:

  • 113 orang dirujuk ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk perawatan lanjut.
    • 47 orang ke RSUD Ki Ageng Getas Pendowo
    • 29 orang ke RSUD R Soedjati Purwodadi
    • Sisanya dirawat di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.
Thumbnail Prabowo Minta MBG Nol Kasus Keracunan, Menteri Diminta Perbaiki Teknis Penyajian
i

Baca Juga

Prabowo Minta MBG Nol Kasus Keracunan, Menteri Diminta Perbaiki Teknis Penyajian

Video

Kasus Terus Bertambah, Total 803 Korban

Perkembangan terbaru hingga Selasa, 13 Januari 2026, menunjukkan jumlah warga yang terdampak terus meningkat. Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Djatmiko, menyatakan total yang tercatat mencapai 803 orang yang mengalami dugaan keracunan usai mengonsumsi MBG.

Djatmiko juga merinci bahwa dari jumlah itu:

  • 115 orang sempat dirawat inap,
  • 61 orang telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan,
  • 54 orang masih dalam perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Total terdampak 803 orang.

— Djatmiko, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Selasa (13/1/2026).

Djatmiko menyampaikan bahwa gejala seperti mual dan gangguan pencernaan masih dialami beberapa korban, namun intensitasnya sudah menurun.

Mual sudah berkurang, perut masih mules, sakit. BAB sudah berkurang.

— Djatmiko menambahkan.

Thumbnail Prabowo Minta MBG Harus Nol Kasus dan Makin Merata pada 2026
i

Baca Juga

Prabowo Minta MBG Harus Nol Kasus dan Makin Merata pada 2026

Nasional

Penyelidikan Penyebab dan Respons BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Dinas Kesehatan dan Pemprov Jawa Tengah menghentikan sementara distribusi makanan dari satuan pelayanan dan memulai investigasi.

Kepala BGN Prof. Dadan Hindayana menyatakan bahwa distribusi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait kasus di Grobogan telah dihentikan sementara dan sedang dalam proses investigasi.

SPPG sudah dihentikan dan investigasi sedang dilakukan.

— Dadan Hindayana, Kepala BGN, Selasa (13/1/2026).

Selain itu, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan tim kesehatan sedang melakukan penilaian menyeluruh mulai dari penyiapan bahan makanan, proses memasak, hingga penyajian untuk memastikan akar penyebab dugaan keracunan.

Pemeriksaan sampel menu MBG yang menjadi sumber dugaan keracunan sedang dilakukan di laboratorium kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Hasil pemeriksaan ini diperkirakan akan selesai dalam 7-10 hari ke depan.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan serta Pemprov Jawa Tengah terus mengimbau masyarakat dan pihak sekolah untuk tetap tenang namun waspada terhadap gejala keracunan makanan, terutama setelah mengonsumsi menu yang diduga menjadi sumber masalah.

Kasus ini juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar higienis dan prosedur penyediaan MBG agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

Thumbnail Prabowo: MBG Berhasil Walaupun Banyak yang Nyinyir
i

Baca Juga

Prabowo: MBG Berhasil Walaupun Banyak yang Nyinyir

Video

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.